Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan
TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan (Diskan) Berau kembali menyiapkan pasar ikan murah di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Batu pada 16 Juni 2026.
Namun, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penjualan ikan dengan harga terjangkau, melainkan juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan pelaku usaha perikanan.
Sekretaris Diskan Berau, Yunda Zuliarsih, mengatakan pasar ikan murah di Tanjung Batu akan dikemas lebih menarik dibanding pelaksanaan sebelumnya. Selain menyediakan ikan hasil tangkapan nelayan dengan harga yang lebih terjangkau, masyarakat juga dapat menyaksikan demonstrasi memasak berbagai olahan ikan yang melibatkan Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dalam mengolah ikan sebagai sumber protein bagi keluarga.
“Kami juga menghadirkan demo masak olahan ikan yang melibatkan ibu-ibu PKK kecamatan agar masyarakat mendapatkan pengetahuan tentang berbagai menu berbahan dasar ikan,” ujarnya.
Tak hanya itu, Diskan turut menggandeng penyuluh perikanan untuk memberikan sosialisasi terkait perizinan usaha kepada masyarakat dan pelaku usaha di sektor perikanan.
Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya legalitas usaha sekaligus mendukung perkembangan sektor perikanan daerah.
Sementara itu, jumlah ikan yang akan dipasarkan masih menunggu laporan dari nelayan. Yunda menjelaskan, saat ini hasil tangkapan masih dipengaruhi kondisi musim bulan gelap sehingga ketersediaan ikan belum dapat dipastikan.
Ia menyebut Diskan masih menunggu informasi terbaru dari nelayan terkait jumlah tangkapan yang nantinya akan disalurkan dalam pasar ikan murah tersebut.
“Kami masih menunggu laporan dari nelayan mengenai hasil tangkapan yang tersedia. Setelah ada kepastian, baru dapat dihitung jumlah ikan yang akan dijual,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Diskan berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan bergizi dengan harga yang lebih terjangkau. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan konsumsi ikan, menjaga stabilitas harga pangan, serta mendukung penurunan angka stunting di Kabupaten Berau. (Adv)



