Reporter : Herdiansyah l Editor : Buniyamin
SAMARINDA – Pemprov Kaltim terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya guru honorer non-ASN yang bertugas di berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil Benua Etam.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim, Dasmiah, mengatakan perhatian terhadap guru honorer menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena masih terdapat kesenjangan kesejahteraan antara guru honorer dan guru berstatus ASN.
Menurutnya, Pemprov Kaltim saat ini telah menyalurkan bantuan insentif kepada sekitar 25 ribu guru honorer non-ASN di Kaltim.
Ia menegaskan, setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp500 ribu per bulan yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing.
“Alhamdulillah, kurang lebih kita sudah meng-cover 25 ribu orang dan sudah kita transfer ke rekening mereka. Jadi memang saat ini baru guru honorer sesuai janji kepala daerah saat kampanye,” jelas Dasmiah.
Ia menjelaskan, program tersebut difokuskan kepada guru honorer karena pemerintah melihat masih adanya jarak kesejahteraan yang cukup besar dibandingkan dengan guru ASN.
“Kami melihat guru honorer ada jarak yang jauh dengan guru PNS, makanya kita fokus memberikan kesejahteraan kepada mereka,” katanya.
Dasmiah menuturkan, perhatian terhadap guru honorer menjadi sangat penting mengingat banyak di antara mereka yang mengabdi di daerah terpencil dengan fasilitas yang terbatas.
Bahkan, kata dia, tidak sedikit guru yang hanya berbekal ijazah SMA, tapu tetap menjalankan tugas mendidik generasi bangsa dengan penuh dedikasi.
“Kasihan apalagi guru honorer yang jauh seperti di kebun sawit, yang hanya lulusan ijazah SMA tetapi sudah berbakti kepada generasi bangsa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyebut sasaran program insentif tersebut mencakup sejumlah daerah di Kaltim, seperti Kabupaten Mahakam Ulu, Kutai Barat, Paser dan Berau.
Menurutnya, seluruh wilayah sasaran kini telah berhasil dijangkau oleh program bantuan tersebut.
“Sasaran kami itu seperti Mahulu, Kubar, Paser dan Berau. Semuanya alhamdulillah sudah terjangkau,” tutupnya.
Program bantuan insentif bagi guru honorer ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Kaltim untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus mendukung pemerataan kualitas pendidikan hingga ke wilayah-wilayah terpencil di Benua Etam. (Adv)



