Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan
TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau tak ingin sekadar menjadi lokasi pelaksanaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Kalimantan Timur tahun 2026.
Momentum ini akan dimanfaatkan sebagai panggung untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah kepada ratusan tamu yang datang dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltim.
Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat persiapan Harganas yang dipimpin Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di Ruang Rapat Sangalaki. Selain membahas kesiapan teknis acara, perhatian juga difokuskan pada strategi menampilkan kekuatan ekonomi lokal selama perhelatan berlangsung.
Sri Juniarsih menilai kehadiran peserta dan undangan dari berbagai daerah merupakan peluang besar untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Berau. Karena itu, sektor UMKM dan ekonomi kreatif diminta tampil maksimal agar meninggalkan kesan positif bagi para tamu.
Menurutnya, Berau memiliki banyak potensi yang layak dipromosikan, mulai dari produk olahan lokal hingga berbagai karya pelaku ekonomi kreatif yang selama ini menjadi penopang perekonomian masyarakat.
“Produk UMKM, ekonomi kreatif, hingga hasil olahan daerah harus ditampilkan dengan kualitas terbaik,” ujarnya.
Tak hanya menjadi ajang promosi daerah, Harganas juga diarahkan memberi dampak langsung kepada masyarakat. Pemkab Berau berencana menghadirkan berbagai layanan publik dan kegiatan sosial yang dapat dinikmati warga selama rangkaian acara berlangsung.
Beberapa program yang disiapkan antara lain bazar pangan murah, pasar ikan, pelayanan kesehatan, hingga layanan keluarga berencana.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.
Sri menjelaskan, rangkaian kegiatan tersebut juga selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi dan mempercepat penurunan angka stunting.
“Bagaimana keluarga mendapatkan pangan yang baik, sehat, dan terjangkau harus menjadi bagian dari Harganas. Ini juga mendukung program pengendalian inflasi dan penanganan stunting,” katanya.
Sebagai tuan rumah, Berau juga berupaya memberikan pengalaman terbaik bagi para tamu. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta terlibat aktif sesuai tugas dan fungsinya masing-masing, termasuk memastikan kebersihan lingkungan serta kualitas pelayanan selama kegiatan berlangsung.
Sri menegaskan tidak ingin ada persoalan sampah maupun pelayanan yang dapat mengurangi kenyamanan peserta selama berada di Bumi Batiwakkal.
“Semua harus dipersiapkan dengan baik. Tamu yang datang harus merasa nyaman, aman, dan senang selama berada di Berau,” tegasnya.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan menjelang puncak kegiatan pada Juli mendatang, Pemkab Berau berharap Harganas ke-33 tidak hanya berjalan sukses, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan wajah terbaik Berau kepada seluruh daerah di Kalimantan Timur. (Adv)



