Dispopar Gandeng Industri, Jaga Program Pemuda hingga Ekonomi Kreatif di Tengah Efisiensi Anggaran

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Silaturahmi PT Pupuk Kalimantan Timur Bersama Dispopar Kota Bontang (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
Silaturahmi PT Pupuk Kalimantan Timur Bersama Dispopar Kota Bontang (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dispopar Gandeng Industri, Jaga Program Pemuda hingga Ekonomi Kreatif di Tengah Efisiensi Anggaran

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Silaturahmi PT Pupuk Kalimantan Timur Bersama Dispopar Kota Bontang (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
Silaturahmi PT Pupuk Kalimantan Timur Bersama Dispopar Kota Bontang (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dispopar Gandeng Industri, Jaga Program Pemuda hingga Ekonomi Kreatif di Tengah Efisiensi Anggaran

Silaturahmi PT Pupuk Kalimantan Timur Bersama Dispopar Kota Bontang (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Reporter : Lutfi Aziz | Editor : Buniyamin

BONTANG – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang mengambil langkah strategis dengan memperkuat sinergi bersama sektor industri di tengah tantangan efisiensi anggaran yang dihadapi pemerintah daerah. 

Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi dan audiensi ke PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dan PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI).

Kunjungan yang dipimpin Kepala Dispopar Bontang, Eko Mashudi bersama seluruh pejabat struktural itu tidak hanya bertujuan mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dalam mendukung berbagai program pembangunan kepemudaan, olahraga, pariwisata dan ekonomi kreatif.

Eko mengatakan dukungan dunia usaha memiliki peran penting dalam membantu keberlangsungan berbagai program pemerintah, terutama di tengah keterbatasan anggaran yang saat ini dihadapi.

“Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah untuk memastikan pembangunan sumber daya manusia dan pengembangan daerah tetap berlanjut,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Salah satu program yang menjadi fokus pembahasan adalah persiapan keberangkatan kontingen pemuda Kota Bontang pada kegiatan Jambore Nasional.

Dispopar berharap perusahaan dapat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan training center guna meningkatkan kesiapan peserta sebelum berlaga di tingkat nasional.

Menurut Eko, pembinaan yang matang akan menjadi modal penting bagi para pemuda untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama baik Kota Bontang di tingkat nasional.

Selain sektor kepemudaan, pengembangan destinasi wisata Bontang Kuala juga menjadi agenda utama dalam audiensi tersebut.

Kawasan wisata berbasis budaya pesisir itu dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai salah satu ikon pariwisata Kota Bontang.

Dispopar berharap keterlibatan dunia industri dapat memperkuat upaya peningkatan kualitas destinasi, pengembangan fasilitas penunjang wisata hingga pemberdayaan masyarakat yang berada di sekitar kawasan tersebut.

“Bontang Kuala memiliki potensi yang sangat besar. Dengan dukungan berbagai pihak, pengembangan kawasan ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Pada sektor olahraga, Dispopar juga membahas persiapan atlet-atlet Bontang yang akan menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).

Ketersediaan sarana dan prasarana latihan menjadi salah satu kebutuhan yang dinilai penting untuk mendukung peningkatan prestasi atlet.

Melalui kerja sama dengan perusahaan, Dispopar berharap para atlet dapat memperoleh fasilitas latihan yang lebih memadai sehingga mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat provinsi.

Tak kalah penting, sektor ekonomi kreatif turut mendapat perhatian dalam pertemuan tersebut. Salah satu program yang ditawarkan adalah penyelenggaraan Creative Night Market, sebuah kegiatan yang dirancang sebagai ruang promosi, pemasaran dan pengembangan usaha bagi pelaku ekonomi kreatif lokal.

Program ini diharapkan mampu memperluas akses pasar bagi pelaku usaha kreatif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan ekosistem industri kreatif di Kota Bontang.

Eko menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan merupakan bentuk investasi sosial yang manfaatnya akan dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Dukungan dunia usaha bukan hanya membantu pelaksanaan program pemerintah, tetapi juga menjadi investasi sosial untuk menciptakan generasi muda yang berprestasi, atlet yang mampu mengharumkan nama daerah, destinasi wisata yang semakin maju, serta pelaku ekonomi kreatif yang lebih berdaya saing,” tuturnya.

Melalui penguatan sinergi tersebut, Dispopar optimistis berbagai program pembangunan dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi kemajuan Kota Bontang di berbagai sektor.

“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan perusahaan akan menjadi energi positif dalam mewujudkan Kota Bontang yang lebih maju, kreatif dan berprestasi,” pungkas Eko.