Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat produksi beras dari petani lokal di Benuo Taka mencapai 50.000 ton pada 2025.
Kepala Distan PPU, Rozihan Asward mengatakan produksi beras lokal di Benuo Taka telah melampaui kebutuhan masyarakat PPU yang mencapai 205 ribu jiwa.
Tingkat konsumsi beras masyarakat di PPU sebesar 84,2 Kilogram (Kg) per kapita per tahun. Artinya, kebutuhan beras seluruh masyarakat PPU lebih dari 17.000 ton per tahun.
“Produksi beras kita tahun lalu surplus puluhan ribu ton, total produksi beras mencapai 50.000 ton. Sedangkan kebutuhan beras PPU dengan jumlah penduduk lebih 205 ribu jiwa sebesar 17.000 ton per tahun,” kata Rozihan, Kamis (11/6/2026).
Ia mengungkapkan, Distan PPU saat ini selain fokus meningkatkan produktivitas hasil pertanian, juga berupaya meningkatkan kualitas. Karena, kualitas beras lokal saat ini masih cukup rendah atau belum mencapai kualitas beras premium.
“Tantangan kita saat ini bagaimana meningkatkan kualitas. Karena, kualitas beras masih di bawah standar, hal ini juga dikeluhkan oleh Bulog,” ujarnya.
Rozihan mengakui kurangnya pengetahuan petani di Benuo Taka dalam penanganan pasca panen sehingga beras yang dihasilkan tidak mampu menembus kualitas premium.
“Petani kita masih perlu edukasi mengenai penanganan pasca panen. Jadi, petani juga harus memperhatikan kondisi cuaca ketika hendak panen. Ketika padi dipanen di saat hujan, maka akan mempengaruhi kualitas beras yang dihasilkan nantinya,” pungkasnya.


