Banner ADV

Anggaran Menyusut, Bupati Berau Pilih Efisiensi Ketimbang Hentikan Program

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca2068 kali dibaca
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Anggaran Menyusut, Bupati Berau Pilih Efisiensi Ketimbang Hentikan Program

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca2068 kali dibaca
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Anggaran Menyusut, Bupati Berau Pilih Efisiensi Ketimbang Hentikan Program

2068
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan

TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih, memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akan tetap memprioritaskan belanja pegawai dan menjaga keberlangsungan program-program unggulan daerah meskipun APBD tahun 2027 diprediksi mengalami penurunan.

Pernyataan tersebut disampaikan Sri Juniarsih menanggapi proyeksi penurunan APBD Berau sekitar Rp2,1 triliun pada tahun 2027. 

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan melakukan penyesuaian dan pengelolaan anggaran secara lebih efisien.

“Yang pasti kita tetap memprioritaskan belanja pegawai. Sementara untuk kebutuhan lainnya akan kita rasionalisasikan sesuai kemampuan anggaran yang tersedia,” ujarnya.

Meski ruang fiskal diperkirakan menyempit, Sri Juniarsih menegaskan seluruh program unggulan yang telah dijanjikan kepada masyarakat tidak akan dihentikan. Namun, pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah dan dilakukan secara bertahap.

“Program-program unggulan tetap berjalan semuanya. Hanya saja pelaksanaannya menyesuaikan kemampuan anggaran yang ada. Kita lakukan secara bertahap,” katanya.

Sebagai bentuk penyesuaian anggaran, Pemkab Berau akan melakukan pengurangan pada sejumlah pos belanja tertentu. Salah satu contohnya adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang sebelumnya sebesar Rp500 ribu per penerima, kini disesuaikan menjadi Rp300 ribu.

“Itu salah satu bentuk penyesuaian yang kita lakukan,” jelasnya.

Sri Juniarsih menambahkan, efisiensi anggaran menjadi langkah penting agar program pembangunan dan pelayanan masyarakat tetap dapat berjalan di tengah keterbatasan fiskal. Ia menekankan bahwa setiap rupiah anggaran yang dikelola pemerintah merupakan uang rakyat yang harus dimanfaatkan secara maksimal.

“Kami memahami kondisi yang ada saat ini. Karena itu seluruh anggaran yang tersedia akan kami upayakan seefisien mungkin agar manfaatnya tetap dirasakan masyarakat. Kami juga berharap masyarakat dapat memahami kondisi keuangan daerah saat ini,” tuturnya.

Menurutnya, Pemkab Berau akan terus berupaya menjaga keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan dasar pemerintahan, pelayanan publik, serta realisasi program pembangunan yang telah menjadi komitmen kepada masyarakat.

“Kami menyadari bahwa yang kami kelola adalah uang rakyat. Karena itu kami akan berusaha memaksimalkan seluruh anggaran yang ada untuk memenuhi janji dan program yang telah kami sampaikan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Adv)