Jelang Kepulangan ke Tanah Air, Jemaah Pengguna Kursi Roda Kloter 07 BPN Tunaikan Tawaf Wada Lebih Awal

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Para jemaah haji kursi roda kloter 07 Embarkasi Balikpapan di Tanah Suci Mekkah. (Foto: H Sayid Abdullah)
Para jemaah haji kursi roda kloter 07 Embarkasi Balikpapan di Tanah Suci Mekkah. (Foto: H Sayid Abdullah)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Jelang Kepulangan ke Tanah Air, Jemaah Pengguna Kursi Roda Kloter 07 BPN Tunaikan Tawaf Wada Lebih Awal

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Para jemaah haji kursi roda kloter 07 Embarkasi Balikpapan di Tanah Suci Mekkah. (Foto: H Sayid Abdullah)
Para jemaah haji kursi roda kloter 07 Embarkasi Balikpapan di Tanah Suci Mekkah. (Foto: H Sayid Abdullah)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Jelang Kepulangan ke Tanah Air, Jemaah Pengguna Kursi Roda Kloter 07 BPN Tunaikan Tawaf Wada Lebih Awal 

Para jemaah haji kursi roda kloter 07 Embarkasi Balikpapan di Tanah Suci Mekkah. (Foto: H Sayid Abdullah)

Reporter: Diansyah | Editor: Bambang Irawan

NUNUKAN – Sejumlah jemaah haji pengguna kursi roda yang tergabung dalam Kloter 07 Embarkasi Balikpapan (BPN) melaksanakan Tawaf Wada atau tawaf perpisahan lebih awal di Masjidil Haram, Mekkah, jelang kepulangan mereka ke Indonesia.

Pelaksanaan Tawaf Wada lebih dini tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi kesehatan jemaah lanjut usia dan jemaah dengan keterbatasan mobilitas agar mereka dapat menjalankan rangkaian ibadah terakhir di Tanah Suci dengan nyaman dan aman.

Ketua Kloter 07 Embarkasi Balikpapan, H Sayid Abdullah, mengatakan bahwa kebijakan mendahulukan jemaah pengguna kursi roda untuk melaksanakan Tawaf Wada diambil setelah mempertimbangkan kondisi fisik dan kesehatan para jemaah.

"Alhamdulillah, jemaah yang menggunakan kursi roda kami dahulukan untuk melaksanakan Tawaf Wada karena melihat situasi dan kondisi kesehatan mereka yang pada hari ini dalam keadaan fit. Kami ingin memastikan mereka dapat menunaikan ibadah ini dengan baik sebelum proses kepulangan ke Tanah Air," ujar Sayid di Mekkah.

Menurutnya, pelaksanaan Tawaf Wada bagi jemaah pengguna kursi roda mendapat pendampingan penuh dari petugas haji yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, petugas kloter, serta pendamping dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al Wahid Rizky Barokah Kalimantan Utara.

Sebanyak satu rombongan jemaah pengguna kursi roda diantar langsung menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan tawaf perpisahan. Selama proses ibadah berlangsung, para petugas memberikan layanan pendampingan dan bantuan pendorongan kursi roda secara sukarela tanpa memungut biaya apa pun dari jamaah.

"Pendampingan ini merupakan bagian dari pelayanan kepada jamaah, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan mobilitas. Seluruh proses pendorongan kursi roda dilakukan secara gratis oleh para petugas yang mendampingi," jelasnya.

Sementara itu, jemaah lainnya yang tergabung dalam Kloter 07 BPN dijadwalkan melaksanakan Tawaf Wada secara bersama-sama pada Ahad malam menjelang Senin setelah Salat Isya. Jadwal tersebut telah disepakati oleh seluruh jemaah dan petugas kloter sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum meninggalkan Kota Mekkah.

Sayid menjelaskan, Tawaf Wada merupakan salah satu rangkaian ibadah yang memiliki makna mendalam bagi jamaah haji. Selain menjadi penutup rangkaian ibadah haji, tawaf tersebut juga menjadi momen perpisahan dengan Kota Suci Mekkah dan Baitullah.

"Momentum Tawaf Wada ini menjadi saat yang sangat mengharukan bagi jemaah. Mereka berpamitan kepada Baitullah sembari memanjatkan doa agar diberikan kesehatan, umur panjang, rezeki yang cukup, dan kesempatan untuk kembali berziarah serta beribadah di Tanah Suci pada masa yang akan datang," tuturnya.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, Kloter 07 Embarkasi Balikpapan akan meninggalkan Kota Mekkah menuju Jeddah pada Senin (15/6/2026), pukul 13.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Selanjutnya, jemaah akan diberangkatkan ke Indonesia menggunakan pesawat Garuda Indonesia melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada pukul 20.00 WAS.

Rombongan jemaah diperkirakan tiba di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan pada pukul 14.25 WITA. 

Menjelang kepulangan tersebut, para petugas terus mengingatkan jemaah agar menjaga kondisi kesehatan, mengatur waktu istirahat, serta memastikan seluruh dokumen perjalanan dan barang bawaan telah dipersiapkan dengan baik guna memperlancar proses pemulangan ke Tanah Air.

Dengan selesainya pelaksanaan Tawaf Wada, rangkaian ibadah haji jamaah Kloter 07 Embarkasi Balikpapan praktis telah memasuki tahap akhir sebelum kembali berkumpul bersama keluarga di Indonesia dengan membawa predikat haji yang mabrur.