Reporter: Muhammad Luthfi | Editor: Bambang Irawan
TANA PASER - Progres fisik proyek paket Penggantian Jembatan Busui di ruas Kuaro-Batu Aji, Desa Busui, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser telah mencapai 46,50 persen.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Idris Djafar mengatakan, sejumlah tahapan krusial pada struktur jembatan dengan bentang sepanjang 42 meter ini telah diselesaikan.
“Seperti Bangunan Atas (Produksi PCI Girder) enam bentang dan Pondasi (Bore Pile) 20 titik sudah selesai dilaksanakan,” kata Idris, Jumat (12/6/2026).
Hasil pengujian Pile Driving Analyzer (PDA) Test Test pada Rabu, 9 Juni 2026 dari arah Batu Aji dengan hasil 331 ton (umur beton 28 hari) dan Pengujian PDA Test pada Kamis, 10 Juni 2026 dengan hasil 225 ton (umur beton 8 hari).
Pengujian PDA Test dilakukan PT Superintending Company of Indonesia (Persero) atau PT Sucofindo yang memang fokus terhadap bidang pengujian, inspeksi, dan sertifikasi.
“Setelah merampungkan pengeboran, kami menjadwalkan pengujian PDA Test terhadap tiang bore pile,” tuturnya.
Pengujian beban dinamis ini bertujuan untuk memastikan kekuatan dan mengecek daya dukung tiang pondasi agar sesuai dengan daya dukung rencana sebesar 225,8 ton.
Pengujian dilakukan setelah beton berumur 14 hingga 21 hari. Kepala bore pile akan dijatuhi beban (hammer drop weight) seberat 2,2 hingga 4,5 ton untuk menghasilkan gelombang tekan yang merambat ke bawah tanah guna mengukur ketahanan tiang.
Begitu seluruh rangkaian PDA Test rampung dan dinyatakan memenuhi standar, proyek akan langsung dilanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu pekerjaan struktur beton Fc'30 MPa untuk bangunan abutmen jembatan.


