Reporter : Muhammad Luthfi | Editor : Buniyamin
TANA PASER - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Paser, Hendrawan Putra melaksanakan reses kedua dalam masa sidang ketiga tahun 2026 di lingkungan Kecamatan Tanah Grogot di kediamannya, Rabu (10/6/2026).
Dalam reses itu, warga dari Desa Perepat, Desa Sungai Langir, dan Kelurahan Tanah Grogot menyampaikan aspirasinya kepada legislator partai Demokrat tersebut.
Berbagai usulan mengangkut kebutuhan mendasar pada sektor pembangunan infrastruktur, sektor pertanian, sektor perikanan dan akses air bersih diutarakan sejumlah masyarakat tersebut.
“Aspirasi masyarakat kami tampung. Ini juga menjadi bahan yang patut kami perjuangkan dan patut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser,” kata Hendrawan Putra, Jumat (12/6/2026).
Pada sektor pembangunan infrastruktur, warga menginginkan adanya upaya peningkatan jalan antar desa dan pembangunan drainase. Badan jalan memang sudah ada namun perlu adanya peningkatan.
Sejumlah warga yang berprofesi sebagai petani menginginkan pengadaan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), pembangunan lantai jemur padi, alat cetak sawah, dan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT).
Warga yang beraktivitas di sekitar wilayah pesisir membutuhkan bantuan mesin perahu dan alat tangkap ikan. Hal ini supaya produktivitas nelayan semakin meningkat.
Sementara itu, warga Kelurahan Tanah Grogot mengutarakan soal kebutuhan Penerangan Jalan Umum (PJU). Ini menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat.
“Terpenting, hampir semua warga menyuarakan soal kebutuhan air bersih. Baik itu ketersediaan, kelancaran, maupun kemudahan untuk mengakses air bersih,” tuturnya.
Hendrawan Putra menandaskan, beberapa aspirasi yang diusulkan tersebut sebenarnya telah diajukan pada periode sebelumnya. Tak kunjung terealisasi akibat kemampuan fiskal daerah yang berkurang.
Meski begitu, Hendrawan Putra berkomitmen untuk mengawal setiap aspirasi yang diterima agar masuk dalam Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dan menjadi prioritas pembangunan daerah.
Hendrawan Putra memiliki keyakinan bahwa kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi masih bisa diwujudkan tahun depan, bersamaan dengan penyesuaian daya keuangan yang dimiliki daerah.
“Usulan yang belum terwadahi, kami akan terus mendorongnya agar bisa diperhitungkan dalam pembahasan APBD Perubahan maupun APBD 2027,” ucapnya mengakhiri.(Adv)


