Pemkab Paser Lepas Puluhan Petani untuk Ikuti Penas Petani Nelayan XVII di Gorontalo

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Saat pelepasan para peserta dari Paser untuk Penas Petani Nelayan XVII di Gorontalo secara simbolis. (Foto : Luthfi/Pusaranmedia.com)
Saat pelepasan para peserta dari Paser untuk Penas Petani Nelayan XVII di Gorontalo secara simbolis. (Foto : Luthfi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pemkab Paser Lepas Puluhan Petani untuk Ikuti Penas Petani Nelayan XVII di Gorontalo

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Saat pelepasan para peserta dari Paser untuk Penas Petani Nelayan XVII di Gorontalo secara simbolis. (Foto : Luthfi/Pusaranmedia.com)
Saat pelepasan para peserta dari Paser untuk Penas Petani Nelayan XVII di Gorontalo secara simbolis. (Foto : Luthfi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pemkab Paser Lepas Puluhan Petani untuk Ikuti Penas Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Saat pelepasan para peserta dari Paser untuk Penas Petani Nelayan XVII di Gorontalo secara simbolis. (Foto : Luthfi/Pusaranmedia.com)

Reporter : Muhammad Luthfi | Editor : Buniyamin 

TANA PASER - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paser Katsul Wijaya melepas 30 petani untuk mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, 20-25 Juni 2026.

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Paser juga mengirim 15 orang pendamping, lima orang peninjau, serta beberapa peninja tambahan dari unsur pimpinan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.

Puluhan orang tersebut diberangkatkan secara bertahap. Terbagi menjadi dua Kelompok Terbang (Kloter), sekitar 13 orang pada tahap pertama dan 37 orang berangkat pad tahap kedua.

“Penas menjadi wadah untuk silaturahmi dengan petani-petani hebat nasional, sekaligus menjadi tempat untuk melihat perkembangan dan kemajuan teknologi pertanian dan perkebunan,” kata Katsul Wijaya.

Dengan demikian, para peserta yang diberangkatkan untuk mengikuti Penas tersebut, mengemban amanah berat sebagai perwakilan para pegiat pertanian dan perkebunan di Bumi Daya Taka.

Para peserta dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan pengetahuan tentang perkembangan teknologi jagad pertanian dan perkebunan di Paser.

“Para peserta mestinya mengambil ilmu dari kegiatan Penas dan menerapkannya di Paser. Sehingga sektor pertanian dan perkebunan di Paser bisa berkembang lebih maju,” pesan Katsul Wijaya.