Menteri UMKM Kagum Perizinan dan Sertifikasi UMKM di Kaltim Dinilai Cepat dan Mudah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Menteri UMKM Kagum Perizinan dan Sertifikasi UMKM di Kaltim Dinilai Cepat dan Mudah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Menteri UMKM Kagum Perizinan dan Sertifikasi UMKM di Kaltim Dinilai Cepat dan Mudah

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Buniyamin

BALIKPAPAN - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengaku terkejut dan kagum mendengar langsung pengakuan pelaku usaha mengenai kemudahan pengurusan perizinan dan sertifikasi di Kalimantan Timur (Kaltim).

Penilaian tersebut disampaikan Maman saat menghadiri Festival Kemudahan dan Perlindungan UMKM di BSCC Dome Balikpapan, Rabu (17/6/2026). 

Menurutnya, berbagai laporan yang diterimanya menunjukkan pemerintah daerah di Kaltim memiliki keberpihakan yang kuat terhadap pengembangan UMKM.

"Membuat saya luar biasa kaget dan ini harus saya sampaikan apa adanya, ternyata berdasarkan laporan dari teman-teman pelaku usaha mikro dan kecil di Kalimantan Timur, ketika mereka mengakses layanan pengurusan perizinan maupun sertifikasi, prosesnya sangat cepat dan mudah," ucap Maman.

Ia menilai kondisi tersebut menjadi indikator bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim bersama pemerintah kabupaten dan kota telah berhasil menciptakan iklim yang ramah bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

"Artinya apa? Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama pemerintah kabupaten dan kota sudah dapat kita kategorikan sebagai pemerintah yang ramah terhadap UMKM," katanya.

Festival Kemudahan dan Perlindungan UMKM merupakan kolaborasi Kementerian UMKM bersama Pemerintah Provinsi Kaltim, pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai lembaga dan mitra perbankan. 

Kegiatan ini menghadirkan layanan terpadu mulai dari pengurusan perizinan usaha, Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal hingga akses pembiayaan.

Maman mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk menjawab kebutuhan pelaku UMKM yang selama ini harus menghadapi berbagai persyaratan administrasi dalam mengembangkan usaha.

"Acara ini merupakan kolaborasi antara kami, Kementerian UMKM, dengan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah kota dalam rangka mendorong serta memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada UMKM, baik dalam konteks perizinan, pendampingan usaha, sertifikasi, maupun berbagai kebutuhan lainnya," jelasnya.

Selain layanan perizinan dan sertifikasi, festival juga membuka akses pembiayaan bagi pelaku usaha melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun skema pembiayaan nonKUR.

Dalam kesempatan itu, Maman turut mengapresiasi komitmen Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud yang dinilainya memiliki perhatian besar terhadap pengembangan UMKM. 

Ia bahkan mengungkapkan kedekatannya dengan Rudy yang telah terjalin sejak lama.

Menurut Maman, sejak awal Rudy selalu mendorong agar pelaku UMKM di Kaltim tidak berjalan sendiri, melainkan mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

"Pak Gubernur menyampaikan kepada kami bahwa beliau ingin pengusaha-pengusaha mikro di Kalimantan Timur tumbuh dengan dukungan, sentuhan, dan pendampingan dari pemerintah. Festival ini menjadi salah satu jawaban atas harapan tersebut," ujarnya.

Maman juga memberikan apresiasi kepada berbagai lembaga keuangan dan penjaminan yang turut mendukung pengembangan UMKM di Kaltim, di antaranya Bank Kaltimtara, BNI, BRI, Bank Mandiri, Jamkrindo, dan Askrindo.

Menurutnya, kemudahan akses perizinan dan pembiayaan menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan UMKM sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

"Kami dari Kementerian UMKM melihat adanya sebuah terobosan, langkah positif, dan angin segar. Sebab ketika UMKM dapat tumbuh serta memperoleh akses perizinan dan pembiayaan yang masif dan optimal, maka perekonomian Kalimantan Timur juga akan bergerak dan berkembang," tuturnya.

Di hadapan sekitar seribu pelaku UMKM yang mayoritas merupakan pengusaha perempuan, Maman juga menyampaikan apresiasi atas semangat dan optimisme para pelaku usaha di Kaltim.

"Tadi acara berlangsung sangat meriah, dan terlihat jelas semangat serta optimisme dari para pelaku usaha mikro dan kecil, khususnya ibu-ibu pengusaha yang ada di Kalimantan Timur," pungkasnya.