Cegah Gangguan dan Jaga Keselamatan Masyarakat, Pemkab PPU Bentuk Tim Terpadu Pengamanan Jalur Pipa Migas

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Cegah Gangguan dan Jaga Keselamatan Masyarakat, Pemkab PPU Bentuk Tim Terpadu Pengamanan Jalur Pipa Migas

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Cegah Gangguan dan Jaga Keselamatan Masyarakat, Pemkab PPU Bentuk Tim Terpadu Pengamanan Jalur Pipa Migas 

Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan 

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) membentuk tim terpadu pengamanan jalur pipa minyak dan gas (Migas). Pemerintah daerah membentuk tim terpadu pengamanan jalur pipa migas mencegah gangguan dan menjaga keselamatan warga setempat. 

Karena, wilayah Kabupaten PPU merupakan jalur lintasan pipa migas milik PT Pertamina yang terbentang dari Tanjung, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) hingga ke Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). 

Selain itu, PT Pertamina juga memiliki jalur pipa migas dari Terminal Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam ke kilang Balikpapan. 

“Tim terpadu pengamanan jalur pipa migas dibentuk sejak 2 Juni 2026. Tim terpadu pengamanan jalur pipa migas terdiri dari pemerintah daerah, aparat keamanan, perusahaan migas dan pihak terkait lainnya. Tim ini juga sedang menyusun rencana kerja mengenai pengamanan jalur pipa migas yang ada di wilayah PPU,” kata Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, Jumat (19/6/2026). 

Waris Muin mengatakan, Kabupaten PPU memiliki posisi strategis sebagai jalur lintasan pipa migas nasional sehingga memerlukan pengawasan dan pengamanan terpadu untuk mencegah potensi terjadinya gangguan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat. 

“Tim terpadu ini nanti akan memperkuat pengawasan, pencegahan dan penanganan potensi gangguan,” ujarnya. 

Waris Muin mengungungkapkan, tim terpadu pengamanan jalur pipa migas nantinya juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang berdomisili di dekat jalur pipa. 

“Nanti juga akan dilakukan pemetaan jalur pipa serta tugas patroli pengamanan pipa. Hal tersebut akan rutin dilakukan untuk mencegah adanya masyarakat yang membangun atau melakukan penggalian di jalur pipa migas,” pungkasnya.