Tekan Inflasi Daerah, Distan PPU Galakkan Gerakan Tanam Cabai di Pekarangan Rumah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Salah satu warga di RT 09, Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, PPU menanam cabai rawit di pekarangan rumah untuk penuhi kebutuhan keluarga. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Salah satu warga di RT 09, Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, PPU menanam cabai rawit di pekarangan rumah untuk penuhi kebutuhan keluarga. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tekan Inflasi Daerah, Distan PPU Galakkan Gerakan Tanam Cabai di Pekarangan Rumah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Salah satu warga di RT 09, Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, PPU menanam cabai rawit di pekarangan rumah untuk penuhi kebutuhan keluarga. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Salah satu warga di RT 09, Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, PPU menanam cabai rawit di pekarangan rumah untuk penuhi kebutuhan keluarga. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tekan Inflasi Daerah, Distan PPU Galakkan Gerakan Tanam Cabai di Pekarangan Rumah

Salah satu warga di RT 09, Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, PPU menanam cabai rawit di pekarangan rumah untuk penuhi kebutuhan keluarga. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin

PENAJAM - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggalakkan gerakan tanam cabai rawit di pekarangan rumah untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. 

 

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan PPU, Gunawan mengatakan gerakan tanam cabai rawit di pekarangan rumah merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menekan inflasi. 

 

Selama dua tahun terakhir ini, pemerintah daerah telah membagikan ribuan bibit cabai rawit melalui Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK). 

 

“Gerakan tanam cabai rawit di pekarangan ini juga untuk menekan pengeluaran rumah tangga,” kata Gunawan, Sabtu (20/6/2026). 

 

Ia mengimbau seluruh masyarakat Benuo Taka turut berpartisipasi menyukseskan gerakan tanam cabai di pekarangan rumah. Minimal menanam cabai di pot guna memenuhi kebutuhan keluarga. 

 

“Paling tidak tanam cabai rawit di pekarangan rumah untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” ujarnya. 

 

Ia mengatakan produksi cabai rawit di tingkat petani lokal mencapai 1.680 ton per tahun. Besaran produksi cabai rawit ini telah mampu mencukupi kebutuhan masyarakat PPU. 

 

Meskipun produksinya melampaui kebutuhan masyarakat PPU, namun masih kerap kali terjadi lonjakan harga lantaran permintaan dari luar daerah cukup besar. 

 

“Ketika momentum hari raya keagamaan, permintaan dari luar PPU cukup besar. Ini juga salah satu pemicu terjadinya kenaikan harga. Gerakan tanam cabai di pekarangan rumah diharapkan dapat menstabilkan harga cabai rawit,” pungkasnya.