Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan
TENGGARONG - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri meresmikan operasional awal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aji Muhammad Idris (AMI) di Kecamatan Muara Badak melalui kegiatan soft launching yang digelar pada Jumat (19/6/2026). Peresmian ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol dimulainya pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.
Aulia menjelaskan, soft launching merupakan tahapan awal sebelum rumah sakit diresmikan secara penuh melalui grand launching. Pada fase ini, RSUD AMI mulai memberikan pelayanan kepada masyarakat secara bertahap sambil menyempurnakan berbagai aspek operasional.
"Soft launching ini menjadi momentum untuk menguji sistem operasional, alur pelayanan, kesiapan peralatan medis, serta koordinasi antar tenaga kesehatan. Tahap ini juga penting untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang mungkin muncul agar dapat segera diperbaiki sebelum rumah sakit beroperasi secara penuh," ujar Aulia, Minggu (21/6/2026).
Menurutnya, keberhasilan operasional RSUD AMI tidak hanya bergantung pada pemerintah dan tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia berharap rumah sakit tersebut mampu menjadi pusat layanan kesehatan yang berkualitas dan mudah dijangkau oleh warga Muara Badak maupun masyarakat di kawasan pesisir sekitarnya.
"Kami ingin rumah sakit ini benar-benar menjadi fasilitas pelayanan kesehatan yang memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Karena itu, dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar RSUD Aji Muhammad Idris terus berkembang dan mampu memberikan manfaat yang maksimal," katanya.
Aulia mengibaratkan rumah sakit yang baru mulai beroperasi layaknya seorang bayi yang baru lahir. Menurutnya, rumah sakit tersebut masih memerlukan perhatian, pembinaan, dan dukungan agar dapat tumbuh menjadi institusi pelayanan kesehatan yang kuat, profesional, dan dipercaya masyarakat.
Ia juga menjelaskan, penamaan RSUD Aji Muhammad Idris dipilih sebagai bentuk penghormatan kepada satu-satunya Pahlawan Nasional asal Kutai Kartanegara. Nama tersebut diharapkan menjadi simbol kebanggaan sekaligus inspirasi bagi masyarakat Kukar.
"Semoga kehadiran RSUD Aji Muhammad Idris membawa manfaat besar bagi masyarakat Muara Badak dan wilayah pesisir sekitarnya, serta menjadi simbol kemajuan pelayanan kesehatan di Kutai Kartanegara," harapnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Aji Muhammad Idris, Achmad Fauzan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kukar, Dinas Kesehatan, RSUD A.M. Parikesit, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung berdirinya rumah sakit tersebut.
Ia mengakui, RSUD AMI masih berada dalam tahap pengembangan sehingga berbagai layanan akan terus disempurnakan. Karena itu, pihaknya membutuhkan dukungan, pembinaan, serta sinergi dari berbagai pihak agar rumah sakit dapat berkembang sesuai standar pelayanan kesehatan yang diharapkan.
"Kami menyadari masih banyak proses yang harus dilalui untuk menyempurnakan pelayanan. Masukan dari masyarakat, pendampingan dari RSUD A.M. Parikesit, serta dukungan pemerintah menjadi bekal penting agar RSUD Aji Muhammad Idris dapat tumbuh menjadi rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat pesisir dan wilayah sekitarnya," ujar Achmad Fauzan.


