Reporter: Lutfi Aziz | Editor: Bambang Irawan
BONTANG – Fraksi Gerindra DPRD Kota Bontang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar setiap program yang dibiayai menggunakan uang rakyat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan anggota DPRD Kota Bontang dari Fraksi Gerindra, Sem Nalpa Mario Guling, saat menyampaikan pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Menurut Sem Nalpa, pengawasan terhadap pelaksanaan APBD menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh anggaran yang telah dialokasikan dapat digunakan secara efektif, transparan, dan sesuai dengan tujuan pembangunan daerah.
“Fraksi Gerindra berkomitmen mengawal pelaksanaan APBD agar seluruh anggaran yang telah ditetapkan benar-benar digunakan sesuai peruntukannya dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kota Bontang,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).
Fraksi Gerindra mengapresiasi capaian realisasi belanja daerah yang mencapai 93,01 persen. Angka tersebut dinilai menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjalankan program dan kegiatan pembangunan selama tahun anggaran 2025.
Meski demikian, pihaknya mengingatkan masih terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar 6,99 persen yang perlu menjadi perhatian bersama. Keberadaan SiLPA tersebut menunjukkan masih adanya ruang perbaikan dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan program di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
Karena itu, Fraksi Gerindra meminta seluruh OPD meningkatkan ketepatan perencanaan kegiatan sehingga anggaran yang telah tersedia dapat terserap secara optimal dan menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Selain aspek serapan anggaran, Gerindra juga menekankan pentingnya kualitas belanja daerah. Menurut mereka, keberhasilan APBD tidak hanya diukur dari besarnya realisasi anggaran, tetapi juga dari dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan daya beli masyarakat, dan kesejahteraan warga.
Fraksi Gerindra turut mendorong pemerintah daerah memperkuat digitalisasi dalam sistem administrasi, pelayanan publik, dan pembayaran daerah guna meningkatkan transparansi serta memudahkan pengawasan terhadap pengelolaan keuangan daerah.
Dengan pengawasan yang konsisten dan perbaikan tata kelola anggaran, Fraksi Gerindra berharap APBD Kota Bontang dapat menjadi instrumen pembangunan yang semakin efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong kemajuan daerah. (Adv)



