Cabor Domino Jadi Simbol Kolaborasi Pembangunan, Pemkot Bontang Dorong Peran Komunitas dalam Kemajuan Daerah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Kota Bontang, Anwar Sadat. (Foto: Lutfi Aziz/Pusarsnmedia.com)
Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Kota Bontang, Anwar Sadat. (Foto: Lutfi Aziz/Pusarsnmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Cabor Domino Jadi Simbol Kolaborasi Pembangunan, Pemkot Bontang Dorong Peran Komunitas dalam Kemajuan Daerah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Kota Bontang, Anwar Sadat. (Foto: Lutfi Aziz/Pusarsnmedia.com)
Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Kota Bontang, Anwar Sadat. (Foto: Lutfi Aziz/Pusarsnmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Cabor Domino Jadi Simbol Kolaborasi Pembangunan, Pemkot Bontang Dorong Peran Komunitas dalam Kemajuan Daerah

Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Kota Bontang, Anwar Sadat. (Foto: Lutfi Aziz/Pusarsnmedia.com)

Reporter: Lutfi Aziz | Editor: Bambang Irawan

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menilai filosofi permainan domino dapat menjadi gambaran penting dalam membangun sinergi antarelemen masyarakat demi mendorong kemajuan daerah.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Kota Bontang, Anwar Sadat, saat menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kota Bontang masa bakti 2025–2029 dan pembukaan Turnamen Domino Open Kaltim (PORDI Cup II) di BPU Kecamatan Bontang Selatan.

Menurut Anwar Sadat, setiap keping domino memiliki fungsi yang sama penting dalam membentuk rangkaian yang utuh. Filosofi tersebut dinilai relevan dengan pembangunan daerah yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

“Pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, komunitas olahraga, akademisi, dan masyarakat merupakan kepingan yang berbeda. Ketika seluruh elemen bergerak bersama menuju tujuan yang sama, maka akan lahir kekuatan besar yang mampu membawa kemajuan bagi daerah,” ujarnya, Senin (22/6/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah. Dukungan organisasi kemasyarakatan dan komunitas, termasuk organisasi olahraga seperti PORDI, memiliki peran strategis dalam memperkuat partisipasi masyarakat.

Selain itu, Anwar juga menyoroti konsep efek domino yang menggambarkan bagaimana satu langkah positif dapat memicu perubahan yang lebih besar dan berkelanjutan.

Karena itu, ia mengajak pengurus PORDI yang baru dilantik untuk menjadi motor penggerak lahirnya inovasi dan perubahan di tengah masyarakat.

“Jadilah keping pertama yang menggerakkan perubahan positif. Pengurus harus inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, memanfaatkan teknologi digital, serta mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar turut mengapresiasi penyelenggaraan Turnamen Domino Open Kaltim yang diikuti 384 pasangan peserta dari 10 kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan olahraga domino semakin diminati masyarakat dan berpotensi menjadi wadah memperkuat hubungan antardaerah.

Ia juga menilai rangkaian kegiatan sosial yang menyertai turnamen, seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pelibatan pelaku UMKM lokal, menjadi bukti bahwa olahraga dapat memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.

“Olahraga tidak hanya berbicara soal kompetisi. Ada nilai kemanusiaan, kesehatan masyarakat, hingga penguatan ekonomi kerakyatan yang turut tumbuh dari kegiatan seperti ini,” tuturnya.

Melalui kepengurusan baru dan penyelenggaraan turnamen regional tersebut, Pemkot Bontang berharap olahraga domino tidak hanya berkembang sebagai cabang olahraga prestasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi sosial dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.