Banner ADV

Jaringan Sudah Merata, Diskominfo Berau Benahi Kualitas Internet di Wilayah Terpencil

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Jaringan Sudah Merata, Diskominfo Berau Benahi Kualitas Internet di Wilayah Terpencil

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Jaringan Sudah Merata, Diskominfo Berau Benahi Kualitas Internet di Wilayah Terpencil

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan

TANJUNG REDEB – Upaya Pemerintah Kabupaten Berau memperluas akses digital kini memasuki babak baru. Setelah seluruh kampung berhasil terhubung jaringan internet, perhatian pemerintah tidak lagi sebatas menghadirkan sinyal, melainkan memastikan kualitas layanan tetap stabil dan dapat diandalkan oleh masyarakat.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkab Berau mulai mengarahkan penguatan infrastruktur digital pada aspek pemeliharaan jaringan serta peningkatan kualitas koneksi di berbagai wilayah, termasuk kawasan pedalaman yang memiliki tantangan geografis cukup berat.

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, menjelaskan bahwa pembangunan jaringan internet di Berau telah menjangkau seluruh 100 kampung. Capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam mendorong transformasi pelayanan publik berbasis digital di tingkat kampung hingga kecamatan.

“Seluruh kampung, kelurahan, dan kecamatan sudah terkoneksi internet. Saat ini rata-rata kapasitas jaringan yang tersedia mencapai 30 Mbps,” ujarnya.

Menurut Didi, jaringan yang telah dibangun tidak hanya diperuntukkan bagi kantor pemerintahan, tetapi juga mendukung aktivitas pendidikan, layanan kesehatan, serta kebutuhan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan digital.

Hingga tahun 2026, tercatat sebanyak 1.502 titik interkoneksi telah terpasang di berbagai wilayah Kabupaten Berau. Infrastruktur tersebut menjadi tulang punggung pelayanan digital yang kini semakin banyak dimanfaatkan masyarakat, mulai dari administrasi pemerintahan hingga kegiatan belajar mengajar secara daring.

Meski demikian, menjaga kualitas jaringan di daerah dengan bentang wilayah yang luas bukan tanpa kendala. Beberapa lokasi masih mengandalkan sumber energi dari panel surya karena belum terjangkau jaringan listrik PLN.

Kondisi tersebut membuat operasional perangkat internet rentan terpengaruh cuaca, terutama ketika hujan atau mendung berlangsung dalam waktu lama sehingga pasokan energi yang tersimpan berkurang.

“Di beberapa lokasi memang masih menggunakan panel surya. Ketika cuaca kurang baik dalam waktu yang lama, suplai daya bisa menurun dan berdampak pada perangkat jaringan,” jelasnya.

Selain persoalan kelistrikan, tantangan juga muncul dari sistem distribusi jaringan yang masih memanfaatkan teknologi radio nirkabel pada sejumlah titik terpencil. Jarak yang cukup jauh antarlokasi membuat kualitas sinyal terkadang mengalami gangguan.

Untuk itu, Diskominfo Berau terus melakukan pemantauan dan pemeliharaan secara rutin guna meminimalkan gangguan serta memastikan konektivitas tetap berjalan optimal.

Didi menegaskan, pemerataan akses internet yang telah tercapai harus diikuti dengan peningkatan kualitas layanan agar manfaat transformasi digital benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke kampung-kampung terjauh.

“Target berikutnya bukan lagi memperluas jangkauan, tetapi memastikan koneksi yang sudah tersedia tetap stabil, andal, dan mampu mendukung seluruh kebutuhan pelayanan publik,” pungkasnya. (Adv)