Kecelakaan Tragis, Dua Pemotor Tewas Terbakar dalam Tabrakan di Bengalon Kutim

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
TNI Polri hingga masyarakat Kutai Timur melakukan pengangkatan dua orang tewas. (Foto: Dok.Polres Kutim)
TNI Polri hingga masyarakat Kutai Timur melakukan pengangkatan dua orang tewas. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kecelakaan Tragis, Dua Pemotor Tewas Terbakar dalam Tabrakan di Bengalon Kutim

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
TNI Polri hingga masyarakat Kutai Timur melakukan pengangkatan dua orang tewas. (Foto: Dok.Polres Kutim)
TNI Polri hingga masyarakat Kutai Timur melakukan pengangkatan dua orang tewas. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kecelakaan Tragis, Dua Pemotor Tewas Terbakar dalam Tabrakan di Bengalon Kutim

TNI Polri hingga masyarakat Kutai Timur melakukan pengangkatan dua orang tewas. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan

SANGATTA – Dua pengendara sepeda motor tewas setelah terlibat tabrakan frontal yang disusul kebakaran kendaraan di Jalan Poros Bengalon–Sangatta, tepatnya di dekat Simpang Perdau, Desa Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Senin (22/6/2026) pagi.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 08.00 Wita itu diduga bermula ketika salah satu pengendara berusaha menghindari lubang di badan jalan hingga masuk ke jalur berlawanan arah.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Selmi Lovianti Malute (22), pengendara Honda Genio KT-2140-RFO, warga Desa Sepaso Barat, dan Baso Patahuddin (36), pengendara Yamaha Vixion KT-3850-OR, warga Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, Yamaha Vixion yang dikendarai Baso melaju dari arah Sangatta menuju Bengalon. 

Saat melintasi tikungan landai, pengendara diduga melakukan manuver untuk menghindari lubang di sisi kiri jalan.

Namun kendaraan kemudian bergerak ke kanan hingga memasuki jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, dari arah Bengalon menuju Sangatta melaju Honda Genio yang dikendarai Selmi. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari.

Benturan keras menyebabkan kedua pengendara terjatuh ke badan jalan. Tidak lama kemudian, kedua sepeda motor terbakar. 

Dugaan sementara, api muncul akibat kebocoran bahan bakar yang tersulut percikan setelah benturan.

Warga yang berada di sekitar lokasi berupaya memberikan pertolongan dan memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. 

Setelah kobaran api berhasil dipadamkan, kedua korban dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun nyawa keduanya tidak tertolong akibat luka bakar yang sangat parah.

Peristiwa ini kembali menyoroti persoalan kondisi infrastruktur jalan yang kerap dikeluhkan pengguna jalan di sejumlah ruas poros Bengalon–Sangatta. 

Keberadaan lubang di badan jalan tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal.

Kapolsek Bengalon, AKP Helmi Septi Saputro mengatakan hasil penyelidikan awal menunjukkan pengendara Yamaha Vixion diduga kehilangan kendali saat berupaya menghindari lubang sehingga masuk ke lajur berlawanan.

"Pengendara diduga melakukan manuver menghindari lubang di badan jalan dan masuk ke jalur berlawanan hingga terjadi tabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan," ujarnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian. Sementara itu, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti.

Akibat kejadian tersebut, dua orang meninggal dunia dan kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta.