Berau Sambut Sensus Ekonomi 2026, Wabup Gamalis: Data Akurat Kunci Kebijakan Tepat Sasaran

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Penandatanganan komitmen bersama dukung sensus ekonomi 2026. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Penandatanganan komitmen bersama dukung sensus ekonomi 2026. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Berau Sambut Sensus Ekonomi 2026, Wabup Gamalis: Data Akurat Kunci Kebijakan Tepat Sasaran

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Penandatanganan komitmen bersama dukung sensus ekonomi 2026. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Penandatanganan komitmen bersama dukung sensus ekonomi 2026. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Berau Sambut Sensus Ekonomi 2026, Wabup Gamalis: Data Akurat Kunci Kebijakan Tepat Sasaran

Penandatanganan komitmen bersama dukung sensus ekonomi 2026. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui kegiatan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Ruang Rapat RPJPD Bapelitbang Berau, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis, dan dihadiri perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS), perangkat daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Gamalis menegaskan bahwa data yang akurat merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan. Menurutnya, hasil Sensus Ekonomi nantinya akan menjadi rujukan penting bagi pemerintah dalam mengambil keputusan yang tepat dan berbasis data.

“Dengan data yang akurat, kebijakan yang diambil pemerintah akan lebih tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Sensus Ekonomi merupakan kegiatan pendataan yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali oleh BPS. Pelaksanaan SE 2026 akan menjadi sumber data dasar berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari sektor usaha mikro, kecil, menengah hingga usaha besar yang tersebar di seluruh wilayah.

Menurut Gamalis, hasil sensus nantinya tidak hanya memberikan gambaran mengenai struktur dan perkembangan ekonomi daerah, tetapi juga menjadi dasar dalam penyusunan berbagai indikator strategis, termasuk perhitungan Produk Domestik Bruto (PDB) dan evaluasi pertumbuhan ekonomi.

“Melalui sensus ini, kita dapat mengetahui potensi ekonomi yang dimiliki daerah, sektor-sektor yang berkembang, hingga tantangan yang perlu diantisipasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” katanya.

Lebih lanjut, SE 2026 juga akan memotret perkembangan ekonomi digital yang saat ini tumbuh pesat. Pendataan akan mencakup pemanfaatan teknologi digital, internet, dan platform elektronik dalam kegiatan usaha, mulai dari produksi, pemasaran hingga transaksi barang dan jasa.

Selain itu, sensus juga akan mengumpulkan informasi terkait ekonomi hijau dan praktik usaha yang memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. Menurut Gamalis, hal tersebut menjadi penting karena pembangunan ekonomi harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian sumber daya alam.

“Transformasi ekonomi yang sedang berlangsung menuntut kita memiliki data yang lengkap dan mutakhir. Tidak hanya tentang usaha konvensional, tetapi juga ekonomi digital dan ekonomi yang berwawasan lingkungan,” jelasnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 agar menghasilkan data yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan daerah maupun dunia usaha.

“Hasil sensus ini nantinya tidak hanya bermanfaat bagi pemerintah, tetapi juga menjadi referensi penting bagi pelaku usaha dalam melihat peluang pasar dan mengembangkan investasinya,” pungkasnya.