Dinas PUPR Samarinda Lelang Penyempurnaan Pasar Pagi, Penanganan Tempias Jadi Prioritas

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Gedung Pasar Pagi Samarinda dari sisi Jalan Jenderal Sudirman. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Gedung Pasar Pagi Samarinda dari sisi Jalan Jenderal Sudirman. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dinas PUPR Samarinda Lelang Penyempurnaan Pasar Pagi, Penanganan Tempias Jadi Prioritas

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Gedung Pasar Pagi Samarinda dari sisi Jalan Jenderal Sudirman. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Gedung Pasar Pagi Samarinda dari sisi Jalan Jenderal Sudirman. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dinas PUPR Samarinda Lelang Penyempurnaan Pasar Pagi, Penanganan Tempias Jadi Prioritas

Gedung Pasar Pagi Samarinda dari sisi Jalan Jenderal Sudirman. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA – Upaya mengatasi persoalan tempias hujan di Gedung Pasar Pagi terus berlanjut. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas PUPR kini tengah memproses lelang pekerjaan lanjutan senilai Rp8,3 miliar untuk menyempurnakan sejumlah fasilitas di pasar modern tersebut.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Samarinda, Andriani Hanina, mengatakan anggaran tersebut akan difokuskan pada beberapa pekerjaan prioritas yang menjadi perhatian pemerintah, termasuk penanganan tempias hujan yang selama ini dikeluhkan pedagang.

Selain itu, pekerjaan juga mencakup penyempurnaan sejumlah fasilitas pendukung, termasuk area Jalan Pandai yang menjadi bagian dari kawasan Pasar Pagi.

Saat ini proses pengadaan masih berlangsung melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Karena masih berada pada tahap lelang, pemerintah belum dapat memastikan kapan pekerjaan fisik akan dimulai maupun target penyelesaiannya.

“Untuk target belum bisa ditentukan karena kontraknya juga belum dibuat,” kata Andriani.

Ia menjelaskan, sebelum kontrak ditandatangani, pemerintah masih melakukan sejumlah tahapan administrasi dan review, termasuk penyesuaian harga pekerjaan.

Meski demikian, pihaknya optimistis proses pengadaan dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Andriani pun meminta masyarakat, khususnya para pedagang Pasar Pagi, untuk bersabar menunggu seluruh tahapan pengadaan selesai. Menurutnya, pemerintah berkomitmen menyelesaikan berbagai kekurangan yang masih ditemukan pada bangunan pasar tersebut.

Sebagaimana diketahui, persoalan tempias menjadi salah satu keluhan utama pedagang sejak menempati gedung baru Pasar Pagi di awaltahun 2026. Saat hujan deras disertai angin kencang, air kerap masuk ke area koridor maupun kios sehingga mengganggu aktivitas jual beli.

Melalui pekerjaan lanjutan ini, pemerintah berharap berbagai kekurangan yang masih ada dapat segera teratasi sehingga kenyamanan pedagang dan pengunjung Pasar Pagi semakin meningkat.

“Mohon kesabaran untuk masalah tempias, karena kami masih harus mereview kenaikan harga dan lain-lain,” pungkasnya.