Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin
PENAJAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) bakal membenahi tata kelola Pelabuhan Benuo Taka agar nantinya menjadi penunjang distribusi logistik Ibu Kota Nusantara (IKN) serta menarik investasi.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengambangan (Bepelitbang) PPU, Ade Rianto Embong Bulan mengatakan Pelabuhan Benuo Taka di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam memiliki potensi untuk mendukung distribusi logistik IKN.
Pelabuhan yang berada dalam Kawasan Industri Buluminung (KIB) ini diproyeksikan menjadi pelabuhan pengumpan untuk melayani kebutuhan logistik PPU, IKN maupun Kutai Barat.
“Pelabuhan Benuo Taka memiliki potensi untuk menarik investasi dan penunjang distribusi logistik IKN,” kata Ade Rianto, Selasa (23/6/2026).
Pelabuhan Benuo Taka memiliki areal sekitar 40 Hektare (Ha) dan bentang garis pantai sepanjang 800 meter. Sedangkan kedalaman air laut sekitar Pelabuhan Benuo Taka antara 7 meter sampai 14 meter.
Sisi darat Pelabuhan Benuo Taka seluas 40 Ha dinilai cukup representatif untuk pengembangan di masa mendatang, sehingga pelabuhan ini memiliki potensi bisnis yang cukup menjanjikan.
“Untuk menunjang itu, pemerintah daerah akan melakukan pembenahan mulai dari penyediaan kelengkapan dokumen dan persyaratan. Penyelesaian administrasi sangat penting sebagai dasar pengembangan nantinya,” ujarnya.
Ade Rianto mengungkapkan, pengembangan kawasan Pelabuhan Benuo Taka memiliki peluang kerja sama pengelolaan dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Benuo Taka. Hal tersebut akan membuka ruang pihak swasta bekerja sama secara bisnis dalam pengelolaan kawasan pelabuhan.
“Model kerja sama secara bisnis sehingga investor berluang untuk berinvestasi dalam mengembangkan pelabuhan maupun dalam mendukung kegiatan usaha lainnya,” pungkasnya.


