RSUD PPU Bakal Kontrak Dokter Spesialis Bedah Toraks dan Bedah Urologi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

RSUD PPU Bakal Kontrak Dokter Spesialis Bedah Toraks dan Bedah Urologi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

RSUD PPU Bakal Kontrak Dokter Spesialis Bedah Toraks dan Bedah Urologi

Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin 

PENAJAM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berencana merekrut dua dokter spesialis bedah toraks dan kardiovaskular serta bedah urologi. 

Direktur RSUD RAPB PPU, dr Lukasiwan Eddy Saputro mengatakan rencana perekrutan dua dokter spesialis bedah bedah toraks dan kardiovaskular serta bedah urologi dengan skema kontrak. 

Sebab, dokter spesialis ini sangat dibutuhkan RSUD untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Benuo Taka. 

“Kami berencana mengontrak dokter spesialis bedah toraks dan kardiovaskular serta bedah urologi,” kata Lukas, Selasa (23/6/2026). 

Lukas mengungkapkan, manajemen RSUD RAPB berencana merekrut dua dokter spesialis tersebut di 2026. Namun, rencana perekrutan dokter spesialis dengan skema kontrak masih dipertimbangkan dengan matang, karena mengangkut dengan kemampuan keuangan rumah sakit. 

“Kalau kondisi finansial rumah sakit mencukupi, kita akan mengontrak dua dokter spesialis tersebut di tahun ini,” ujarnya. 

Rencana penambahan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya dokter spesialis, kata Lukas, merupakan salah satu upaya meningkatkan pelayanan kesehatan serta menekan angka rujukan pasien ke luar daerah. 

“Saat ini, RSUD sudah memiliki enam dokter spesialis dengan skema kontrak. Kami masih membutuhkan dua dokter spesialis bedah toraks dan kardiovaskular serta bedah urologi untuk memperkuat layanan rumah sakit,” terangnya.