Reporter: Diansyah | Editor: Bambang Irawan
NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan memperkuat kerja sama dengan Universitas Hasanuddin untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan, khususnya tenaga dokter gigi dan perawat.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Afirmasi antara Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Universitas Hasanuddin, Pemkab Nunukan, serta RSUD Nunukan.
Kerja sama ini memberikan kesempatan kepada dokter gigi yang bertugas di fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah, mulai dari RSUD Nunukan, rumah sakit tipe D, rumah sakit pratama, hingga puskesmas, untuk menempuh pendidikan spesialis tanpa harus meninggalkan tugas pelayanan secara penuh.
Melalui skema tersebut, peserta pendidikan tetap menjalankan tugas di unit kerjanya selama sebagian besar masa pendidikan dan hanya mengikuti pembelajaran langsung di kampus dalam periode tertentu. Model ini dinilai mampu menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan di daerah perbatasan sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga medis.
Bupati Nunukan Irwan Sabri mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kebutuhan penting bagi Kabupaten Nunukan yang berada di wilayah perbatasan negara.
Menurutnya, pola pendidikan yang diterapkan dalam program afirmasi tersebut dapat mengurangi risiko kekurangan tenaga dokter gigi saat peserta menjalani pendidikan spesialis.
"Pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus tetap berjalan, sementara peningkatan kompetensi tenaga kesehatan juga perlu terus dilakukan," ujarnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Hasanuddin, Jamaluddin Jompa, menilai kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan antara Unhas dan Kabupaten Nunukan.
Ia mengungkapkan, Unhas telah menjalin hubungan dan pendampingan di wilayah perbatasan, termasuk Pulau Sebatik, sejak 2012. Ke depan, kolaborasi tidak hanya difokuskan pada sektor kesehatan, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia dan penguatan potensi ekonomi daerah.
"Nunukan memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Dengan dukungan sumber daya dan keilmuan yang dimiliki Unhas, berbagai sektor strategis dapat dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan daerah," katanya.
Selain penandatanganan kerja sama pendidikan dokter gigi spesialis, rombongan Pemerintah Kabupaten Nunukan juga membahas pelaksanaan program kelas afirmasi bagi calon mahasiswa baru 2026.
Program yang telah berjalan sejak tahun sebelumnya itu diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan tinggi di Universitas Hasanuddin.
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Nunukan, Muhammad Amin, menyebut pemerintah daerah akan segera melakukan evaluasi dan koordinasi lanjutan guna menyempurnakan pelaksanaan program afirmasi pada tahun ini.
Tidak hanya itu, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk menjajaki peluang kerja sama baru di bidang keperawatan. Pemerintah daerah tengah mendorong peningkatan kualifikasi perawat yang saat ini masih berpendidikan Diploma III agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana Keperawatan dan profesi Ners.
Plt Direktur RSUD Nunukan, dr Andi Bane Tune Mangkau, mengatakan peningkatan kualifikasi tenaga keperawatan menjadi langkah penting untuk memperkuat kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Nunukan.
Dengan kerja sama yang tengah dibangun tersebut, pemerintah daerah berharap tenaga kesehatan di wilayah perbatasan memiliki kompetensi yang semakin baik tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.


