Bupati PPU Nilai Jembatan Sungai Riko Akan Berdampak Pengembangan Kawasan Pesisir Kecamatan Penajam

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Bupati PPU, Mudyat Noor. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Bupati PPU, Mudyat Noor. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Bupati PPU Nilai Jembatan Sungai Riko Akan Berdampak Pengembangan Kawasan Pesisir Kecamatan Penajam

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Bupati PPU, Mudyat Noor. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Bupati PPU, Mudyat Noor. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Bupati PPU Nilai Jembatan Sungai Riko Akan Berdampak Pengembangan Kawasan Pesisir Kecamatan Penajam 

Bupati PPU, Mudyat Noor. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin 

PENAJAM- Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor menilai rencana pembangunan Jembatan Sungai Riko akan berdampak besar terhadap pengembangan kawasan pesisir Kecamatan Penajam, terutama Kawasan Industri Buluminung (KIB). 

Jembatan Sungai Riko masuk dalam bagian perencanaan jalan pendekat Jembatan Pulau Balang yang dicanangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) juga akan mengkoneksikan antara Kawasan Industri Buluminung dengan Bandara Internasional Nusantara serta Ibu Kota Nusantara (IKN). 

“Kalau Jembatan Sungai Riko direalisasikan pembangunannya oleh Kementerian Pekerjaan Umum, maka akan menghidupkan ekonomi masyarakat dan menarik minat investasi di Kawasan Industri Buluminung,” kata Mudyat, Rabu (24/6/2026). 

Ia mengungkapkan, Jembatan Sungai Riko nantinya akan menjadi penggerak ekonomi. Karena infrastruktur ini akan mengkoneksikan KIB, Pelabuhan Benuo Taka dengan Bandara Internasional Nusantara, IKN dan Jembatan Pulau Balang yang melintas Kelurahan Jenebora, Kelurahan Gersik dan Kelurahan Pantai Lango, Kecamatan Penajam. 

“Jembatan ini juga akan mempermudah akses bagi masyarakat Pantai Lango, Gersik dan Jenebora,” terangnya.

Mudyat menekankan, Pemkab PPU terus mengawal proses review Detail Engineering Design (DED) dan pra Feasibility Study (FS) yang dilakukan Pemprov Kaltim. 

“Provinsi mengalokasikan anggaran Rp8 miliar untuk review desain Jembatan Sungai Riko di tahun ini. Diharapkan review desain selesai di akhir tahun ini dan pengerjaan fisiknya jalan di tahun depan,” pungkasnya.