Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin
TANJUNG REDEB – GOR Pemuda Tanjung Redeb tak hanya menjadi arena pertandingan futsal pada Rabu (24/6/2026), tetapi juga menjadi tempat bertemunya kembali para alumni Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Berau dari berbagai angkatan yang selama ini terpisah oleh waktu dan kesibukan masing-masing.
Melalui ajang MAN Berau Generation Cup 2026, puluhan alumni bersama siswa aktif MAN Berau berkumpul dalam satu kegiatan yang memadukan olahraga, silaturahmi dengan semangat kebersamaan.
Sebanyak 19 tim ambil bagian dalam turnamen yang berlangsung hingga 27 Juni mendatang. Berbeda dari sekadar kompetisi olahraga, kegiatan ini menghadirkan suasana kekeluargaan yang kental.
Alumni dari angkatan 2009 hingga generasi terbaru kembali mengenakan jersey dan berbagi cerita sambil bertanding memperebutkan gelar juara.
Kepala MAN Berau, Khoiri Rohmanilah menilai kegiatan tersebut menjadi bukti kuat bahwa hubungan antaralumni dan almamater tetap terjaga meski telah lulus bertahun-tahun.
Menurutnya, keterlibatan alumni dalam menyelenggarakan turnamen ini menunjukkan kepedulian yang besar terhadap perkembangan sekolah sekaligus menjadi contoh positif bagi para siswa yang masih menempuh pendidikan.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena para alumni masih memiliki perhatian dan rasa memiliki terhadap MAN Berau. Kegiatan seperti ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga mempererat silaturahmi antargenerasi,” ujarnya.
Khoiri berharap momentum tersebut dapat menjadi tradisi tahunan yang terus berkembang dan mampu memperkenalkan MAN Berau lebih luas kepada masyarakat melalui kiprah para alumninya.
Ketua Panitia, Ariyanto mengungkapkan, Generation Cup merupakan agenda perdana yang berhasil diwujudkan setelah melalui proses perencanaan cukup panjang.
Meski menjadi pengalaman pertama, panitia berupaya menghadirkan kegiatan yang mampu menyatukan seluruh elemen keluarga besar MAN Berau.
Ia menyebut keberhasilan pelaksanaan turnamen tidak lepas dari kolaborasi antara alumni, khususnya angkatan 2019 dengan OSIS MAN Berau yang terlibat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kembali kedekatan antaralumni dan siswa aktif. Kami ingin ada ruang yang mempertemukan semua generasi MAN Berau dalam suasana yang positif,” katanya.
Turnamen menggunakan sistem grup sebelum memasuki babak gugur. Tapi bagi banyak peserta, kemenangan bukan satu-satunya tujuan.
Kebersamaan yang tercipta selama empat hari pelaksanaan justru menjadi nilai utama yang ingin dipertahankan.
Panitia berharap Generation Cup dapat berkembang menjadi agenda rutin yang terus melibatkan alumni dan siswa aktif, sehingga hubungan lintas angkatan MAN Berau semakin kuat dari tahun ke tahun.


