Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan
TANJUNG REDEB – Upaya pemerataan pembangunan hingga wilayah pedalaman Kabupaten Berau terus menunjukkan kemajuan.
Setelah bertahun-tahun menantikan pasokan listrik, ratusan rumah di empat kampung di Kecamatan Kelay dijadwalkan mulai menikmati layanan listrik PLN pada Juli 2026. Empat kampung tersebut yakni Kampung Panaan, Mapulu, Muara Lesan, dan Lesan Dayak.
Kepala PLN UP3 Berau, Rizki Rhamdan Yusup, mengatakan pembangunan jaringan listrik desa di wilayah tersebut telah rampung dan kini memasuki tahap penyambungan pelanggan.
Menurutnya, sekitar 300 hingga 400 pelanggan di empat kampung tersebut akan segera menikmati layanan listrik yang telah lama dinantikan masyarakat.
“Jaringan listrik untuk Kampung Panaan, Mapulu, Muara Lesan, dan Lesan Dayak telah selesai dibangun. Kami menargetkan penyalaan mulai Juli mendatang. Saat ini proses penyambungan pelanggan terus kami percepat agar masyarakat dapat segera menikmati layanan listrik,” ujarnya.
Rizki menjelaskan, program elektrifikasi tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN untuk meningkatkan rasio desa berlistrik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman.
Selain fokus pada penyambungan pelanggan, PLN juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Berau terkait kebutuhan lahan untuk pembangunan jaringan listrik di sejumlah wilayah lain yang masih membutuhkan akses energi.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, menilai masuknya jaringan listrik di empat kampung tersebut akan menjadi momentum penting untuk memperkuat layanan internet di kawasan pedalaman Kelay.
Ia menjelaskan, sebagian besar kampung sebenarnya telah mendapatkan akses internet. Namun keterbatasan pasokan listrik selama ini menjadi salah satu kendala utama dalam menjaga kestabilan layanan telekomunikasi.
“Selama ini beberapa titik masih mengandalkan perangkat berbasis tenaga surya. Ketika daya tidak mencukupi, layanan internet ikut terganggu. Dengan masuknya listrik PLN, tentu akan lebih mudah menjaga operasional perangkat internet yang sudah tersedia,” jelasnya.
Didi mengungkapkan, kondisi geografis Kelay bagian hulu memang menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan jaringan telekomunikasi. Beberapa upaya penguatan sinyal melalui jaringan radio terkendala bentang alam yang cukup sulit dijangkau.
Sebagai solusi, Pemkab Berau kini lebih mengoptimalkan teknologi satelit melalui layanan Starlink untuk menghadirkan akses internet di kampung-kampung yang sulit dijangkau jaringan konvensional.
Dengan hadirnya listrik PLN di Kampung Panaan, Mapulu, Muara Lesan, dan Lesan Dayak serta dukungan jaringan internet yang terus diperkuat, diharapkan kualitas pelayanan publik, pendidikan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman Kecamatan Kelay dapat semakin meningkat. (Adv)



