Banner ADV

Pemprov Kaltim Dorong Generasi Muda Tingkatkan Kompetensi Digital melalui Program S1 Sistem Informasi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim saat ini adalah Dasmiah. (Foto: Pemprov Kaltim)
Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim saat ini adalah Dasmiah. (Foto: Pemprov Kaltim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Pemprov Kaltim Dorong Generasi Muda Tingkatkan Kompetensi Digital melalui Program S1 Sistem Informasi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim saat ini adalah Dasmiah. (Foto: Pemprov Kaltim)
Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim saat ini adalah Dasmiah. (Foto: Pemprov Kaltim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Pemprov Kaltim Dorong Generasi Muda Tingkatkan Kompetensi Digital melalui Program S1 Sistem Informasi

Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim saat ini adalah Dasmiah. (Foto: Pemprov Kaltim)

Reporter: Herdiansyah l Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA - Kabiro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Provinsi Kaltim, Dasmiah, mengajak generasi muda untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan era digital dengan meningkatkan kompetensi di bidang teknologi informasi dan transformasi digital.

Hal tersebut sejalan dengan hadirnya Program Sarjana (S1) Sistem Informasi di STMIK Borneo Internasional yang menawarkan berbagai pilihan kelas, mulai dari kelas reguler, kelas karyawan, hingga program khusus yang memberikan kesempatan kuliah gratis bagi peserta yang memenuhi persyaratan.

Menurut Dasmiah, kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kemampuan di bidang digital terus meningkat, terutama seiring perkembangan teknologi dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang membutuhkan sumber daya manusia berkualitas dan siap bersaing.

"Transformasi digital tidak hanya menjadi kebutuhan dunia usaha, tetapi juga pemerintahan dan berbagai sektor pelayanan masyarakat. Karena itu, generasi muda harus memanfaatkan peluang pendidikan yang dapat meningkatkan kompetensi dan daya saing mereka," jelasnya. 

Program S1 Sistem Informasi tersebut menawarkan 10 konsentrasi keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, yaitu Manajemen Perusahaan, Finance dan Accounting, Bisnis Digital, Pendidikan Digital, Pariwisata, Cyber Security, Data Science, Desain Visual, Kesehatan Digital, dan Manajemen Teknologi.

Selain itu, kata dia, tersedia program penyaluran kerja yang diharapkan mampu membantu lulusan memperoleh akses lebih mudah ke dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.

Dasmiah menilai keberadaan program pendidikan berbasis teknologi informasi sangat penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Kaltim yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

"Dengan banyaknya pilihan konsentrasi yang ditawarkan, mahasiswa dapat menyesuaikan bidang keahlian sesuai minat dan kebutuhan pasar kerja. Ini menjadi peluang besar bagi generasi muda Kaltim untuk meningkatkan kualitas diri dan berkontribusi dalam pembangunan daerah," tutupnya. (Adv)