Tahun Kedua Kepemimpinan, Aulia-Rendi Diminta Fokus pada Percepatan Program

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Ketua dprd kukar, ahmad yani (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Ketua dprd kukar, ahmad yani (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tahun Kedua Kepemimpinan, Aulia-Rendi Diminta Fokus pada Percepatan Program

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Ketua dprd kukar, ahmad yani (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Ketua dprd kukar, ahmad yani (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tahun Kedua Kepemimpinan, Aulia-Rendi Diminta Fokus pada Percepatan Program

Ketua dprd kukar, ahmad yani (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin

TENGGARONG - Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani meminta Pemerintah Kabupaten Kukar mulai meningkatkan pelaksanaan program-program prioritas pada tahun kedua kepemimpinan Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin.

Menurutnya, tahun pertama pemerintahan Aulia-Rendi merupakan masa untuk menyiapkan landasan pelaksanaan visi Kukar Idaman Terbaik yang memuat 17 program dedikasi. Karena itu, ia menilai periode berikutnya harus diisi dengan langkah-langkah percepatan agar manfaat program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Tahun pertama ini kami pandang sebagai tahap membangun fondasi. Pada dua tahun berikutnya, fokusnya tidak lagi pada pembangunan fondasi, tetapi sudah masuk pada tahap pelaksanaan dan percepatan program,” ujarnya Kamis (25/6/2026).

Ia mengatakan masyarakat menaruh harapan besar terhadap realisasi program pembangunan, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dasar dan infrastruktur. 

Untuk itu, pemerintah daerah diharapkan memberi perhatian serius terhadap perbaikan jalan, pembangunan jembatan, serta peningkatan sarana penunjang lainnya.

“Kami ingin melihat berbagai kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi, seperti perbaikan jalan sehingga tidak ada lagi ruas jalan yang rusak, penyelesaian pembangunan jembatan yang memang dibutuhkan masyarakat, serta pembangunan infrastruktur lainnya,” katanya.

Selain infrastruktur dasar, Ahmad Yani juga menyoroti pentingnya konektivitas antarwilayah. Ia menilai akses penghubung antara desa dengan kecamatan maupun antar-desa masih perlu ditingkatkan guna mendukung pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kukar.

Menurutnya, kebutuhan tersebut sebenarnya telah tercantum dalam program Kukar Idaman Terbaik sehingga implementasinya harus menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Seluruhnya sudah terakomodasi dalam program Kukar Idaman Terbaik,” tegasnya.

Meski memberikan apresiasi terhadap upaya pemerintah yang saat ini masih memperkuat fondasi pembangunan, Ahmad Yani mengingatkan agar tahun mendatang tidak lagi didominasi tahap perencanaan.

Ia berharap program-program yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) mulai direalisasikan secara lebih konkret.

“Tahun depan tidak boleh lagi hanya berada pada tahap perencanaan. Harus ada peningkatan capaian, dan seluruh program yang telah masuk dalam RPJMD harus mulai dieksekusi,” ujarnya.

Di sisi lain, ia mengakui keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan pembangunan. Untuk itu, pemerintah daerah didorong untuk memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari sektor perbankan hingga dunia usaha.

Menurut Ahmad Yani, sinergi dengan pihak ketiga dapat menjadi alternatif untuk mempercepat pelaksanaan program tanpa harus sepenuhnya mengandalkan kemampuan APBD.

“Pelaksanaan program Kukar Idaman Terbaik tidak harus sepenuhnya bergantung pada APBD. Meskipun APBD tetap sangat dibutuhkan, keterlibatan pihak ketiga dapat menjadi solusi untuk mempercepat realisasi program-program pembangunan,” pungkasnya.