Reporter: Diansyah | Editor: Buniyamin
NUNUKAN – Upaya peningkatan layanan kesehatan bagi warga binaan terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan.
Melalui kerja sama dengan Puskesmas Sedadap, kegiatan skrining kesehatan dilaksanakan di Klinik Lapas Kelas IIB Nunukan sebagai bagian dari deteksi dini dan penguatan pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, Dony Setiawan mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memastikan terpenuhinya hak warga binaan untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan berkelanjutan.
Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung proses pembinaan di dalam lapas. Oleh karena itu, pengawasan terhadap kondisi kesehatan warga binaan perlu dilakukan secara rutin agar potensi gangguan kesehatan dapat diketahui lebih awal dan segera ditindaklanjuti.
“Pelaksanaan skrining kesehatan ini menjadi langkah preventif agar kondisi kesehatan warga binaan dapat dipantau secara berkala dan penanganan medis dapat diberikan lebih cepat apabila ditemukan indikasi penyakit,” ujar Dony, Jumat (26/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, tenaga kesehatan dari Puskesmas Sedadap bersama petugas Klinik Lapas Nunukan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap warga binaan.
Pemeriksaan meliputi pengukuran tanda vital, pemeriksaan kesehatan dasar, penelusuran riwayat kesehatan hingga pemeriksaan lanjutan sesuai indikasi medis yang ditemukan selama proses berlangsung.
Dony menjelaskan, hasil skrining tidak hanya digunakan sebagai dasar penanganan medis, tetapi juga menjadi bahan evaluasi dalam menyusun program pelayanan kesehatan yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan warga binaan.
Ia menambahkan, terciptanya kondisi kesehatan yang baik di lingkungan lapas diharapkan dapat mendukung proses pembinaan secara optimal sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan produktif.


