Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU yang memasuki usia pensiun pada 2026 ini.
Kepala BKPSDM PPU, Khairudin mengatakan, jumlah ASN yang purna bakti di sepanjang 2026 mencapai 104 orang. Pegawai yang memasuki usia pensiun ini tersebar hampir di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pegawai yang pensiun tahun ini meliputi pejabat struktural, non struktural, tenaga kesehatan dan tenaga guru. Dari 104 ASN yang pensiun tersebut terdapat dua pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II yakni Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Sodikin dan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Alimuddin.
“Tahun ini ada sekitar 104 pegawai yang pensiun, dua orang diantaranya pejabat eselon II,” kata Khairudin, Minggu (28/6/2026).
Khairudin mengungkapkan, dari 104 ASN yang memasuki usia pensiun di tahun ini didominasi dari tenaga pendidik yakni mencapai 79 orang. Jumlah guru pensiun setiap tahun menjadi tantangan pemerintah daerah untuk mengatasi kekurangan tenaga guru di Benuo Taka.
“Paling banyak tenaga guru yang masuk usia pensiun di tahun ini,” ujarnya.
Untuk mengatasi kekurangan pegawai, khususnya tenaga guru, kata Khairudin, pemerintah daerah tengah mempertibangkan untuk mengajukan kuota penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
“Dalam mengatasi kekurangan tenaga guru bisa melalui jalur penerimaan CASN, tetapi itu sangat tergantung dengan kemampuan keuangan daerah. Sementara belanja pegawai di tahun ini mencapai 35 persen dari APBD, itu sudah melewati ambatang batas 30 persen,” pungkasnya.


