Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memiliki potensi pengembangan budidaya ikan air payau dan air tawar yang dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat Benuo Taka.
Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya dan Lingkungan Dinas Perikanan PPU, Musakkar Mulyadi mengatakan, PPU terdapat 472 kelompok budidaya ikan air payau dan air tawar yang tersebar di seluruh kecamatan.
Sebagian besar dari kelompok ini membudidaya ikan bandeng di tambak. Sedangkan yang lainnya budidaya ikan air tawar seperti lele, patin dan nila dengan media kolam tanah maupun kolam terpal dengan sistem bioflok.
Dinas Perikanan terus berupaya mengembangkan budidaya ikan karena memiliki potensi yang besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
“PPU memiliki ribuan hektare tambak produktif, paling besar di Kecamatan Babulu. Rata-rata tambak di PPU budidaya ikan bandeng, udang dan rumput laut jenis gracilaria,” kata Musakkar, Minggu (28/6/2026).
Produksi ikan hasil budidaya di Benuo Taka, kata Musakkar, rata-rata 11.000 hingga 12.000 ton per tahun. Dinas Perikanan menargetkan peningkatan produksi ikan hasil budidaya hingga 2 persen per tahun.
“Target pemerintah daerah minimal peningkatan ikan budidaya 2 persen per tahun. Itu untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat PPU yang setiap tahun mengalami pertumbuhan,” terangnya.
Musakkar mengungkapkan, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat setiap tahun memberikan bantuan benih ikan maupun kolam terpal bioflok sebagai salah satu upaya mendorong peningkatan produksi budidaya ikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Bantuan benih serta sarana dan prasarana produksi terus diupayakan pemerintah untuk meningkatkan produksi,” pungkasnya.


