Banner ADV

Target Investasi Berau Melonjak, Pemkab Akui Angka Rp8 Triliun Sulit Dikejar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Target Investasi Berau Melonjak, Pemkab Akui Angka Rp8 Triliun Sulit Dikejar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Target Investasi Berau Melonjak, Pemkab Akui Angka Rp8 Triliun Sulit Dikejar

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin

TANJUNG REDEB – Ambisi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menaikkan target investasi Kabupaten Berau hingga lebih dari Rp8 triliun pada 2026 kini menjadi tantangan besar. 

Hingga memasuki triwulan pertama, realisasi investasi yang berhasil dibukukan masih berada di angka Rp1,51 triliun atau jauh dari target yang ditetapkan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran, mengakui target yang diberikan tahun ini memang cukup berat jika melihat perkembangan investasi saat ini. 

Bahkan, hasil koordinasi terbaru dengan DPMPTSP Kalimantan Timur membuka peluang adanya evaluasi terhadap besaran target tersebut.

“Kami sudah melakukan pembahasan bersama DPMPTSP Kaltim. Melihat perkembangan realisasi hingga saat ini, memang ada kemungkinan target investasi akan dievaluasi karena angkanya cukup tinggi,” ujarnya.

Nanang menjelaskan, sejak awal tahun pihaknya terus berupaya menjaga iklim investasi agar tetap kondusif. Berbagai kemudahan perizinan terus diberikan kepada calon investor, baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), termasuk membuka peluang investasi di berbagai sektor unggulan Berau.

Menurutnya, tidak ada pembatasan terhadap sektor yang ingin dikembangkan investor. Pemerintah daerah justru terus mendorong masuknya investasi baru yang mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

“Kami terus membuka ruang selebar-lebarnya bagi investor. Seluruh potensi yang dimiliki Berau kami tawarkan agar investasi tetap tumbuh meski kondisi ekonomi saat ini cukup menantang,” katanya.

Besarnya target tahun ini tidak lepas dari capaian Berau sepanjang 2025 yang berhasil melampaui ekspektasi. Saat itu, target investasi yang dipatok sebesar Rp4,5 triliun mampu dilampaui dengan realisasi mencapai 194,71 persen.

Bahkan, total nilai investasi PMA dan PMDN yang masuk ke Berau sepanjang 2025 mencapai Rp8,76 triliun. Capaian tersebut menempatkan Berau sebagai daerah dengan realisasi investasi terbaik di Kalimantan Timur berdasarkan target yang diberikan pemerintah provinsi.

Prestasi itulah yang kemudian menjadi dasar Pemprov Kaltim menaikkan target investasi Berau menjadi Rp8,42 triliun pada 2026.

Meski demikian, Nanang menilai kondisi ekonomi yang berkembang saat ini berbeda dibanding tahun sebelumnya. Karena itu, pihaknya memilih fokus menjaga kepercayaan investor yang sudah ada sekaligus mencari peluang investasi baru agar realisasi investasi tetap meningkat hingga akhir tahun.

“Kami tetap optimistis investasi akan terus bertambah. Namun kami juga harus realistis bahwa target tahun ini jauh lebih tinggi dibanding sebelumnya sehingga membutuhkan kerja keras dari semua pihak,” pungkasnya. (Adv)