Listrik PLN Hadir, Masyarakat Tanjung Nanga Kini Dapat Gelar Pekan Pemuda Daerah dengan Lebih Meriah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Olahraga perahu naga dalam Pekan Pemuda Daerah Sungai Malinau menjadi kemeriahan di tengah hidupnya listik di Desa Tanjung Nanga Malinau. (Foto: PLN UID Kaltimra)
Olahraga perahu naga dalam Pekan Pemuda Daerah Sungai Malinau menjadi kemeriahan di tengah hidupnya listik di Desa Tanjung Nanga Malinau. (Foto: PLN UID Kaltimra)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Listrik PLN Hadir, Masyarakat Tanjung Nanga Kini Dapat Gelar Pekan Pemuda Daerah dengan Lebih Meriah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Olahraga perahu naga dalam Pekan Pemuda Daerah Sungai Malinau menjadi kemeriahan di tengah hidupnya listik di Desa Tanjung Nanga Malinau. (Foto: PLN UID Kaltimra)
Olahraga perahu naga dalam Pekan Pemuda Daerah Sungai Malinau menjadi kemeriahan di tengah hidupnya listik di Desa Tanjung Nanga Malinau. (Foto: PLN UID Kaltimra)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Listrik PLN Hadir, Masyarakat Tanjung Nanga Kini Dapat Gelar Pekan Pemuda Daerah dengan Lebih Meriah

Olahraga perahu naga dalam Pekan Pemuda Daerah Sungai Malinau menjadi kemeriahan di tengah hidupnya listik di Desa Tanjung Nanga Malinau. (Foto: PLN UID Kaltimra)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Buniyamin

BALIKPAPAN - Sukacita menyelimuti masyarakat Kampung Tanjung Nanga, Kabupaten Malinau saat menjadi tuan rumah Pekan Pemuda Daerah (PPD) Sungai Malinau II yang berlangsung pada 22-26 Juni 2026. 

Bagi masyarakat setempat, kegiatan ini memiliki makna tersendiri karena untuk pertama kalinya agenda besar tingkat kecamatan dapat diselenggarakan setelah listrik PLN hadir di kampung mereka pada Februari 2026.

Pekan Pemuda Daerah Sungai Malinau II diikuti peserta dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Malinau Selatan, Malinau Selatan Ilir dan Malinau Selatan Hulu yang mewakili 25 desa di wilayah Sungai Malinau. 

Berbagai kegiatan digelar, mulai dari seminar kepemudaan, turnamen sepak bola, bola voli, lomba tarian tamborin hingga lomba perahu yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat setempat.

Kepala Desa Tanjung Nanga, Roni Jonatan mengatakan kehadiran listrik membawa perubahan yang dapat langsung dirasakan masyarakat dalam berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk penyelenggaraan kegiatan bersama.

"Bagi masyarakat Tanjung Nanga, kegiatan ini menjadi momen yang sangat berkesan. Untuk pertama kalinya kami dapat menjadi tuan rumah Pekan Pemuda Daerah setelah listrik PLN hadir di kampung kami. Seminar dan pentas seni pada malam hari dapat berlangsung dengan nyaman sehingga masyarakat bisa berkumpul dan menikmati seluruh rangkaian acara. Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah menghadirkan listrik hingga ke Tanjung Nanga," ujar Roni dalam keterangan press release, Senin (29/6/2026).

Ketua Panitia PPD Sungai Malinau II, Yansen Lancau juga mengungkapkan, listrik memberikan kemudahan dalam pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan.

"Kami sangat mengapresiasi dukungan PLN. Dengan hadirnya listrik, seluruh agenda dapat berlangsung dengan baik dan peserta dapat mengikuti setiap kegiatan dengan lebih nyaman. Ini menjadi pengalaman yang membanggakan bagi masyarakat Tanjung Nanga," katanya.

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli mengatakan kehadiran listrik di wilayah pedalaman diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang.

"Kami bersyukur listrik yang hadir di Tanjung Nanga kini dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas masyarakat. Melihat Pekan Pemuda Daerah dapat terselenggara dengan meriah menjadi salah satu bukti bahwa listrik mampu mendukung ruang belajar, berkarya, melestarikan budaya, dan mempererat kebersamaan masyarakat. Semoga manfaat listrik dapat terus dirasakan dan menjadi bagian dari tumbuhnya desa-desa di Kalimantan Utara," ucap Chaliq.

Manager PLN ULP Malinau, I Gusti Putu Putra Negara menambahkan, PLN akan terus hadir bersama masyarakat agar manfaat listrik dapat dirasakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

"Kami berharap listrik dapat terus dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan masyarakat, baik di bidang pendidikan, sosial, ekonomi maupun budaya. Bagi PLN, melihat masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih leluasa menjadi kebahagiaan tersendiri," tutur Putu.

Hadirnya listrik di Tanjung Nanga tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka ruang baru bagi masyarakat untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang mempererat kebersamaan serta mendorong tumbuhnya potensi generasi muda di wilayah pedalaman Kalimantan Utara. (Adv)