Truk Bermuatan Besi Terguling dan Timpa Dua Toko di Jalan Marsma R Iswahyudi Balikpapan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Truk bermuatan besi terguling di Jalan Marsma R Iswahyudi, Balikpapan Selatan, Senin (29/6/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Truk bermuatan besi terguling di Jalan Marsma R Iswahyudi, Balikpapan Selatan, Senin (29/6/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Truk Bermuatan Besi Terguling dan Timpa Dua Toko di Jalan Marsma R Iswahyudi Balikpapan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Truk bermuatan besi terguling di Jalan Marsma R Iswahyudi, Balikpapan Selatan, Senin (29/6/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Truk bermuatan besi terguling di Jalan Marsma R Iswahyudi, Balikpapan Selatan, Senin (29/6/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Truk Bermuatan Besi Terguling dan Timpa Dua Toko di Jalan Marsma R Iswahyudi Balikpapan

Truk bermuatan besi terguling di Jalan Marsma R Iswahyudi, Balikpapan Selatan, Senin (29/6/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Buniyamin

BALIKPAPAN - Sebuah truk roda enam bermuatan besi terguling di Jalan Marsma R Iswahyudi, tepatnya di dekat Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Agung, Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Senin (29/6/2026) dini hari.

Truk berwarna hijau tersebut rebah ke sisi kiri jalan hingga menghantam dua bangunan usaha yang berada di tepi jalan. 

Akibat kejadian itu, bagian bangunan mengalami kerusakan dan aktivitas pemindahan material besi dari truk dilakukan menggunakan alat berat crane serta sejumlah pekerja. Sementara jalan ditutup 

Meski bangunan terdampak cukup parah, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Pemilik toko perlengkapan keselamatan kerja atau safety, Adhi mengaku baru mengetahui kejadian setelah mendengar suara benturan keras saat sedang tidur.

"Saya posisi tidur. Tiba-tiba dengar suara keras, langsung keluar dan kondisi sudah seperti ini," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurut Adhi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WITA. Saat kejadian, masih ada orang yang berada di dalam bangunan, namun seluruhnya selamat.

"Ada suara keras seperti gesekan dan benturan, mirip gempa. Kami langsung keluar karena kaget," katanya.

Ia menyebut dua bangunan terdampak akibat truk yang terguling tersebut. Selain merusak bagian bangunan, sejumlah barang di dalam toko juga ikut terdampak.

Namun hingga kini pihaknya belum menghitung total kerugian yang dialami. "Belum dihitung, jadi belum tahu berapa kerugiannya," ucapnya.

Adhi juga mengaku belum bertemu dengan pemilik perusahaan angkutan untuk membahas tanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan.

"Sopirnya sudah ada, tapi pemilik mobil atau perusahaan belum sempat ketemu," katanya.

Dari informasi yang dihimpun di lokasi, truk tersebut mengangkut material besi bekas atau rongsokan yang diduga berasal dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Manggar.

Seorang warga sekitar, La Tate mengatakan muatan itu rencananya akan dibawa menuju Surabaya melalui pelabuhan.

"Tadi saya dengar barang rongsokan ini dari TPA Manggar. Rencananya dibawa ke Surabaya," ujarnya.

Percakapan sejumlah pekerja di lokasi juga mengindikasikan bahwa material besi tersebut akan dikirim ke Surabaya melalui jalur pelabuhan setelah melalui proses pengangkutan dari Balikpapan.

Sementara proses evakuasi berlangsung sejak pagi hari dengan memindahkan seluruh muatan besi ke beberapa truk lain agar kendaraan yang terguling dapat dievakuasi.

Kasatlantas Polresta Balikpapan, Kompol Muhammad Dahlan Djauhari membenarkan adanya kecelakaan tunggal yang melibatkan truk Hino bernomor polisi B-9202-FYW.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.00 WITA saat kendaraan melaju dari arah Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan menuju kawasan Stal Kuda melalui Jalan Marsma R Iswahyudi.

"Saat melintasi tikungan ke kiri di dekat TMP dengan kondisi cuaca hujan, kendaraan mengalami out of control akibat pengereman yang terkunci sehingga pengemudi kehilangan kendali ke arah kiri jalan," jelas Kompol Dahlan.

Truk tersebut dikemudikan oleh Didik Ari Setiawan (32), warga Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengidentifikasi beberapa faktor penyebab kecelakaan, yakni faktor manusia berupa kurangnya konsentrasi pengemudi, kondisi jalan yang menikung ke kiri, cuaca hujan, serta adanya kendala pada sistem pengereman kendaraan.

Meski sempat menghantam bangunan di pinggir jalan, kecelakaan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Polisi mencatat kerugian material sementara sekitar Rp2 juta.

Saat ini Satlantas Polresta Balikpapan masih melakukan penyelidikan lanjutan, termasuk memeriksa saksi-saksi dan melengkapi administrasi penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

"Langkah yang dilakukan antara lain olah TKP, pemeriksaan saksi, pendataan identitas pengemudi dan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.