Jemaah Haji Asal Sebatik Dirawat 25 Hari di ICU Rumah Sakit Mekkah Arab Saudi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Para rombongan jemaah haji asal Kabupaten Nunukan saat berada di Tanah Suci Mekkah bersama Ketua Kloter 07 Embarkasi Balikpapan H Sayid Abdullah (Foto: H Sayid Abdullah)
Para rombongan jemaah haji asal Kabupaten Nunukan saat berada di Tanah Suci Mekkah bersama Ketua Kloter 07 Embarkasi Balikpapan H Sayid Abdullah (Foto: H Sayid Abdullah)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Jemaah Haji Asal Sebatik Dirawat 25 Hari di ICU Rumah Sakit Mekkah Arab Saudi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Para rombongan jemaah haji asal Kabupaten Nunukan saat berada di Tanah Suci Mekkah bersama Ketua Kloter 07 Embarkasi Balikpapan H Sayid Abdullah (Foto: H Sayid Abdullah)
Para rombongan jemaah haji asal Kabupaten Nunukan saat berada di Tanah Suci Mekkah bersama Ketua Kloter 07 Embarkasi Balikpapan H Sayid Abdullah (Foto: H Sayid Abdullah)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Jemaah Haji Asal Sebatik Dirawat 25 Hari di ICU Rumah Sakit Mekkah Arab Saudi

Para rombongan jemaah haji asal Kabupaten Nunukan saat berada di Tanah Suci Mekkah bersama Ketua Kloter 07 Embarkasi Balikpapan H Sayid Abdullah (Foto: H Sayid Abdullah)

Reporter: Diansyah | Editor: Buniyamin

NUNUKAN – Seorang jemaah haji asal Sebatik, Kabupaten Nunukan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) setelah kondisi kesehatannya mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.

Ketua Kloter 07 Embarkasi Balikpapan, H Sayid Abdullah menyampaikan, jemaah atas nama Fatimah tersebut telah menjalani perawatan selama 25 hari dan saat ini masih berada dalam pengawasan tim medis.

Menurut Sayid Abdullah, dalam dua hari terakhir kondisi kesehatan Nenek Fatimah mengalami penurunan sehingga membutuhkan penanganan dan pemantauan secara intensif.

“Alhamdulillah sampai hari ini Nenek Fatimah masih mendapatkan perawatan terbaik dari tim medis di Arab Saudi. Namun, dalam dua hari terakhir memang terjadi penurunan kondisi sehingga kami terus memantau perkembangan kesehatannya,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jemaah haji, keluarga, serta masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar Fatimah diberikan kekuatan dan pertolongan terbaik.

“Kami memohon doa dari seluruh Bapak dan Ibu Haji agar Allah SWT memberikan kekuatan, kesembuhan, serta pertolongan terbaik kepada Nenek Fatimah asal Sebatik. Semoga beliau segera diberikan kesehatan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” katanya.

Sayid menambahkan, pendampingan terhadap jemaah yang sedang menjalani perawatan terus dilakukan oleh petugas kloter sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan selama pelaksanaan ibadah haji.

Pihak kloter juga terus berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dan otoritas terkait guna memastikan seluruh kebutuhan perawatan jemaah dapat terpenuhi dengan baik.

Doa dan dukungan dari keluarga serta masyarakat diharapkan menjadi penguat bagi Nenek Fatimah dalam menjalani proses pemulihan.