Disdikpora PPU Alokasikan Anggaran Mebeler Sekolah Rp1 Miliar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
SDN 020 Selaku, Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
SDN 020 Selaku, Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Disdikpora PPU Alokasikan Anggaran Mebeler Sekolah Rp1 Miliar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
SDN 020 Selaku, Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
SDN 020 Selaku, Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Disdikpora PPU Alokasikan Anggaran Mebeler Sekolah Rp1 Miliar 

SDN 020 Selaku, Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan 

PENAJAM - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengalokasikan anggaran pengadaan mebeler sekolah di APBD 2026 sebesar Rp1 miliar. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdikpora PPU, Muhtar mengatakan, alokasi anggaran Rp1 miliar diperuntukkan bagi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang mengalami kekurangan mebeler atau meja dan kursi belajar. 

“Tahun ini ada alokasi anggaran Rp1 miliar untuk pemenuhan mebeler sekolah,” kata Muhtar, Senin (29/6/2026). 

Muhtar mengatakan, pengadaan mebeler di tahun ini sangat terbatas lantaran APBD PPU mengalami penurunan yang cukup drastis akibat pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat.

Anggaran Rp1 miliar dinilai belum mampu memenuhi kekurangan mebeler yang dialami sejumlah sekolah di Benuo Taka. 

“Banyak sekolah yang mengalami kekurangan mebeler, karena banyak meja dan kursi belajar sudah rusak. Pemenuhan ini akan dilakukan secara bertahap, karena anggaran kita sangat terbatas,” ujarnya. 

Muhtar mengungkapkan, Disdikpora PPU saat ini sedang melakukan pemetaan terhadap sekolah yang mengalami kekurangan mebeler. Hal tersebut dilakukan agar pengadaan mebeler di tahun ini didistribusikan ke sekolah yang kebutuhannya mendesak. 

“Banyak sekolah yang kekurangan, tetapi kita utamakan dulu sekolah yang benar-benar membutuhkan mebeler,” pungkasnya.