Tukar Sampah Jadi Sembako Bakal Digelar di Seluruh Kecamatan Kota Samarinda

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Masyarakat yang menukarkan sampahnya di Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Selasa (30/6/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Masyarakat yang menukarkan sampahnya di Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Selasa (30/6/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tukar Sampah Jadi Sembako Bakal Digelar di Seluruh Kecamatan Kota Samarinda

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Masyarakat yang menukarkan sampahnya di Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Selasa (30/6/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Masyarakat yang menukarkan sampahnya di Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Selasa (30/6/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tukar Sampah Jadi Sembako Bakal Digelar di Seluruh Kecamatan Kota Samarinda

Masyarakat yang menukarkan sampahnya di Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Selasa (30/6/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Buniyamin 

SAMARINDA - Program penukaran sampah dengan paket bahan makanan pokok bakal diperluas ke seluruh kecamatan di Kota Samarinda. 

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan program tersebut sebagai upaya mendorong kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Program tersebut mulai diperkenalkan saat peresmian operasional 10 insinerator di Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Selasa (30/6/2026). 

Dalam kegiatan itu, warga membawa sampah bernilai ekonomi seperti botol plastik, kardus, dan kertas untuk ditukarkan dengan bingkisan berisi bahan pokok.

Wali Kota Samarinda Andi Harun memberikan perhatian khusus terhadap program tersebut. Menurutnya, kegiatan itu tidak boleh berhenti sebagai seremonial peresmian semata.

"Ini harus terus berlanjut, jangan hanya untuk hari ini saja," tegas Andi Harun.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, Suwarso mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak untuk memastikan program dapat berjalan secara berkelanjutan.

"Sejauh ini kita sudah komunikasi dengan beberapa donatur. Saya juga komunikasi dengan camat karena sedekah sampah itu sekarang sudah ada di tiap kecamatan," kata Suwarso.

Menurutnya, program tukar sampah sekaligus menjadi media edukasi agar masyarakat terbiasa memilah sampah sebelum dibuang. Edukasi tersebut akan diperkuat melalui kegiatan sedekah sampah yang selama ini dijalankan DLH.

Pada tahap awal, sampah yang dapat ditukarkan masih dibatasi pada jenis yang memiliki nilai ekonomi, seperti kertas, botol plastik, dan kardus dengan jumlah minimal sekitar setengah kilogram.

"Tapi ini kan baru awal, formulanya nanti akan kita perbaiki," jelasnya.

Suwarso menegaskan program tersebut nantinya tidak hanya dilaksanakan di tingkat kota, tetapi akan diperluas ke seluruh kecamatan bahkan hingga kelurahan.

Kegiatan tersebut menurutnya bisa beriringan dengan "Sedekah Sampah" yang sudah dijadwalkan di tiap kecamatan. 

"Nanti banyak kecamatan juga akan menurunkannya lagi ke tingkat kelurahan supaya edukasi pemilahan sampah benar-benar sampai ke masyarakat," ujarnya.

Ia berharap pendekatan tersebut mampu membangun kesadaran masyarakat bahwa sampah yang dipilah tidak hanya membantu mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), tetapi juga memberikan manfaat ekonomi secara langsung.

"Sembakonya ada beras, minyak, ada gula. Isinya menyesuaikan dengan bantuan dari para donatur," pungkasnya.