Reporter: Herdiansyah l Editor: Bambang Irawan
SAMARINDA - Rumah pribadi Sudarno di Jalan Perjuangan 3 Kota Samarinda didatangi sekelompok massa yang mengatasnamakan Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim.
Kedatangan mereka dipicu keberatan terhadap sejumlah konten video yang diunggah Sudarno melalui akun media sosial pribadinya.
Sudarno yang merupakan anggota TAGUPP Kaltim ini menilai perbedaan pandangan terhadap sebuah konten seharusnya disikapi dengan cara yang bijak.
Menurutnya, apabila terdapat perbedaan pendapat, maka respons yang tepat adalah membuat konten tandingan, bukan melalui tindakan lain.
"Seharusnya konten dibalas dengan konten," tegas Sudarno.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang memiliki penafsiran berbeda terhadap video yang diunggahnya.
Kendati demikian, Sudarno menegaskan bahwa permintaan maaf tersebut bukan berarti dirinya mengakui telah melakukan kesalahan.
"Ketika pian memiliki tafsir yang berbeda dengan video itu, saya minta maaf," katanya.
Lebih lanjut, Sudarno menyatakan menghormati apabila masih ada pihak yang merasa dirugikan atau tidak menerima penjelasan yang telah disampaikannya.
"Silakan, kalau ada masih pihak lain yang tidak sejalan dengan argumen saya. Silakan menempuh jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku," tambahnya.
Sebelumnya, massa dari Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim mendatangi kediaman Sudarno, yang diketahui salah satu dari anggota TAGUPP untuk meminta klarifikasi secara langsung terkait sejumlah pernyataan yang disampaikannya melalui media sosial yang dinilai menimbulkan polemik di tengah masyarakat.


