Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin
PENAJAM - Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuka peluang pasar baru bagi nelayan dan pembudidaya ikan.
Peluang tersebut harus dimanfaatkan oleh nelayan dan pembudidaya dengan membangun koneksi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Benuo Taka. Penguatan koneksi tersebut diperlukan agar nelayan dan pembudidaya ikan bisa menjadi penyuplai kebutuhan bahan baku di setiap SPPG.
“Program MBG ini membuka peluang pasar baru. Ini yang harus dimanfaatkan oleh nelayan dan pembudidaya,” kata Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto, Rabu (1/7/2026).
Ia berharap kepada seluruh SPPG yang beroperasi di Benuo Taka lebih banyak menyediakan protein dari ikan sehingga hasil ikan tangkap dan budidaya mendapatkan pasar yang lebih luas.
“Kalau lauk MBG itu lebih banyak ikan, ini akan menambah semangat bagi nelayan dan pembudidaya dalam meningkatkan produksi,” terangnya.
Andi Traso mengungkapkan, pemerintah daerah juga telah bekerja sama dengan SPPG agar lebih mengutamakan penyerapan bahan pangan lokal baik itu beras, sayur-sayuran, ikan dan lainnya.
“Pemerintah daerah juga sudah meminta seluruh SPPG agar mengutamakan bahan pangan lokal yang diproduksi oleh petani, nelayan dan peternak yang ada di Benuo Taka agar MBG ini memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada masyarakat,” pungkasnya.


