Polri Dinilai Perlu Perkuat Peran Nyata Dukung Ketahanan Pangan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Ketua DPRD Kutim, Jimmi. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)
Ketua DPRD Kutim, Jimmi. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Polri Dinilai Perlu Perkuat Peran Nyata Dukung Ketahanan Pangan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Ketua DPRD Kutim, Jimmi. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)
Ketua DPRD Kutim, Jimmi. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Polri Dinilai Perlu Perkuat Peran Nyata Dukung Ketahanan Pangan

Ketua DPRD Kutim, Jimmi. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)

Reporter: Siswandi | Editor: Buniyamin 

SANGATTA – Peran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dinilai perlu terus diperkuat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui keterlibatan langsung mendukung program strategis nasional, salah satunya ketahanan pangan. 

Di tengah upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan, sinergi lintas sektor dinilai menjadi faktor penting agar program tersebut berjalan efektif.

Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmi mengatakan Polri memiliki posisi strategis untuk berkontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah. 

Menurutnya, keterlibatan Polri dapat diwujudkan melalui pendampingan kepada masyarakat maupun dukungan terhadap aktivitas pertanian.

"Ketahanan pangan menjadi prioritas. Semua pihak harus berupaya mewujudkannya, termasuk Polri. Dengan sumber daya dan armada yang dimiliki, tentu dapat membantu masyarakat," ujarnya.

Jimmi menilai tema Hari Bhayangkara ke-80, Polri Mengabdi untuk Masyarakat, sejalan dengan tuntutan agar institusi kepolisian semakin hadir melalui pelayanan dan pengabdian yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia juga mengapresiasi perjalanan panjang Polri yang telah memasuki usia ke-80. Sebab, sejak awal kemerdekaan Indonesia, Polri telah menjadi bagian dari perjalanan bangsa dalam menjaga stabilitas keamanan.

"Usia 80 tahun tentu bukan perjalanan yang singkat. Seiring perjalanan bangsa sejak kemerdekaan, Polri juga terus hadir bersama masyarakat. Itu patut kita apresiasi," katanya.

Lebih lanjut, Jimmi menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah pusat yang mendorong penguatan ketahanan pangan nasional. 

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk aparat kepolisian.

“Paling penting adalah pengabdian kepada masyarakat. Semua pihak harus terlibat, termasuk Polri, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tegasnya.

Ia berharap ke depan Polri semakin aktif membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial maupun pendampingan di sektor pertanian. 

Selain memperkuat kepercayaan publik, langkah tersebut dinilai dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Peran Polri dalam membantu masyarakat, termasuk di bidang pertanian, diharapkan semakin diperkuat. Tujuannya adalah pengabdian kepada masyarakat," pungkasnya.