Satlantas Polresta Balikpapan Sebut Faktor Manusia Picu Kecelakaan Maut Truk Tangki di Projakal Kariangau

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Satlantas Polresta Balikpapan melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas di Jalan Projakal Kariangau, Kamis (2/7/2026). (Foto: Satlantas Polresta Balikpapan)
Satlantas Polresta Balikpapan melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas di Jalan Projakal Kariangau, Kamis (2/7/2026). (Foto: Satlantas Polresta Balikpapan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Satlantas Polresta Balikpapan Sebut Faktor Manusia Picu Kecelakaan Maut Truk Tangki di Projakal Kariangau

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Satlantas Polresta Balikpapan melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas di Jalan Projakal Kariangau, Kamis (2/7/2026). (Foto: Satlantas Polresta Balikpapan)
Satlantas Polresta Balikpapan melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas di Jalan Projakal Kariangau, Kamis (2/7/2026). (Foto: Satlantas Polresta Balikpapan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Satlantas Polresta Balikpapan Sebut Faktor Manusia Picu Kecelakaan Maut Truk Tangki di Projakal Kariangau 

Satlantas Polresta Balikpapan melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas di Jalan Projakal Kariangau, Kamis (2/7/2026). (Foto: Satlantas Polresta Balikpapan)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Satlantas Polresta Balikpapan mengungkap hasil penyelidikan awal kecelakaan maut yang melibatkan truk tangki bermuatan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan tiga sepeda motor di Jalan Projakal, Kelurahan Batu Ampar, Kamis (2/7/2026). 

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menyebut faktor manusia menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan tersebut.

Kasat Lantas Polresta Balikpapan, Kompol Muhammad Dahlan Djauhari mengatakan pengemudi truk Mercedes Benz Axor bernomor polisi KB 8845 SG dinilai kurang berhati-hati saat mengemudikan kendaraan bermuatan berat di ruas jalan menurun.

"Hasil penyelidikan awal menunjukkan faktor manusia, yakni pengemudi kurang berhati-hati saat membawa muatan berat melintasi badan jalan menurun," ucap Kompol Djauhari.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), truk tangki yang melaju dari arah Hotel Platinum menuju Pelabuhan Feri Kariangau diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman ketika melintasi jalan menurun.

Pengemudi sempat mengarahkan kendaraan ke jalur kanan, kemudian membanting setir ke kiri untuk mengendalikan laju truk. 

Namun kendaraan keluar dari badan jalan setelah menabrak lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dan pohon, sebelum akhirnya menghantam tiga sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Honda Vario, M Pairin (66), meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo akibat luka berat di bagian kepala.

Sementara pengendara Yamaha Fazio, Adi Hamdani (35), mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan. Seorang pengendara Honda Beat dilaporkan selamat.

Polisi juga mencatat kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.

Kompol Djauhari menjelaskan, kondisi jalan di lokasi berupa turunan yang menikung ke kiri dengan arus lalu lintas cukup padat karena berada di kawasan pergudangan. Saat kejadian cuaca cerah dan kendaraan dinyatakan layak jalan.

"Kami mengimbau seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang atau bermuatan berat, agar selalu memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum beroperasi serta lebih berhati-hati saat melintasi jalan menurun untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas," pungkasnya.