Reporter: Diansyah | Editor: Bambang Irawan
NUNUKAN – Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Nunukan terus mengakselerasi pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026 bagi masyarakat di kawasan perbatasan. Upaya tersebut diwujudkan melalui rapat lanjutan yang digelar di Ruang Rapat Lantai II Kantor BPPD Nunukan, Kamis (2/7/2026), sebagai tindak lanjut hasil rapat koordinasi secara daring bersama Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI sehari sebelumnya.
Rapat tersebut difokuskan pada pembahasan hasil verifikasi dan validasi lapangan yang telah dilakukan Kepala BPPD Nunukan bersama tim.
"Data hasil pendataan ini akan menjadi dasar dalam mempercepat penetapan calon penerima manfaat sekaligus memastikan program berjalan sesuai ketentuan," ujar Kepala BPPD Nunukan Robby Nahak Serang.
Program BSPS merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya di wilayah perbatasan yang masih menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari sisi infrastruktur maupun kondisi sosial ekonomi.
Robby menegaskan bahwa proses verifikasi lapangan menjadi tahapan penting agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran.
"Rapat lanjutan ini merupakan langkah krusial kami dalam menindaklanjuti arahan BNPP RI agar pelaksanaan Program BSPS Tahun Anggaran 2026 berjalan sesuai sasaran," ujarnya.
Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi lapangan yang telah dilakukan tim, pihaknya ingin memastikan setiap bantuan perumahan diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang benar-benar membutuhkan di kawasan perbatasan.
Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan program tidak hanya bergantung pada hasil pendataan, tetapi juga memerlukan dukungan dan koordinasi seluruh pemangku kepentingan.
"Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga instansi terkait dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat realisasi program sekaligus menghindari kesalahan dalam penetapan penerima manfaat," bebernya.
Melalui rapat lanjutan tersebut, BPPD Nunukan berharap seluruh tahapan Program BSPS 2026 dapat berjalan lebih efektif sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat perbatasan.


