Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin
TENGGARONG - Suasana religius menyelimuti kawasan Kuala Samboja, Kecamatan Samboja, Kamis (2/7/2026) malam.
Ribuan jemaah dari berbagai wilayah memadati lokasi pelaksanaan Tabligh Akbar yang menghadirkan pendakwah nasional, Ustaz Abdul Somad (UAS) bersama Abuya Saifuddin Marzuki.
Kegiatan yang diprakarsai panitia gabungan Kecamatan Samboja dan Samboja Barat itu berlangsung khidmat.
Selain menjadi ajang menimba ilmu agama, tabligh akbar juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Ketua Panitia Pelaksana yang juga Camat Samboja Barat, Burhanuddin, mengaku bersyukur atas kesediaan UAS memenuhi undangan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran dai kondang tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri mengingat padatnya agenda dakwah yang dijalani di berbagai daerah.
“Ini merupakan anugerah bagi masyarakat Kecamatan Samboja dan Samboja Barat. Kita mengetahui jadwal beliau sangat padat, namun malam ini beliau berkenan hadir dan membersamai masyarakat. Mudah-mudahan ini menjadi keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Burhanuddin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara.
Ia menyebut persiapan telah dilakukan selama kurang lebih dua bulan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Haji Kamarudin Matamilsa beserta keluarga yang menjadi penggagas sekaligus donatur utama kegiatan.
Ia juga mengapresiasi dukungan Kapolda Kaltim dan Kapolres Kukar yang telah memberikan izin sehingga acara dapat berlangsung aman dan lancar.
“Alhamdulillah, seluruh persiapan yang dilakukan selama kurang lebih dua bulan akhirnya dapat diwujudkan pada malam hari ini. Semoga seluruh ikhtiar yang dilakukan menjadi amal ibadah dan mendapat keberkahan dari Allah SWT,” katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Kukar, Ahmad Junaidi turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai tabligh akbar sejalan dengan visi Kukar Idaman Terbaik yang tidak hanya menitikberatkan pembangunan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pembangunan karakter masyarakat melalui penguatan nilai-nilai keagamaan.
“Tabligh Akbar ini merupakan wujud kecintaan kita kepada ilmu agama, penghormatan kepada para ulama, sekaligus upaya mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Ahmad Junaidi, kerukunan masyarakat di Samboja dan Samboja Barat menjadi modal penting dalam menjaga keharmonisan daerah. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama dan masyarakat dinilai telah menciptakan kehidupan sosial yang damai dan kondusif.
Ia pun mengajak seluruh jemaah memanfaatkan momentum tabligh akbar untuk memperdalam pemahaman agama serta mengamalkan pesan-pesan dakwah dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga apa yang kita peroleh pada malam ini semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kukar,” tuturnya.
Tabligh Akbar berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Kehadiran ribuan jemaah dari Samboja, Samboja Barat, hingga sejumlah wilayah di sekitarnya menjadikan kegiatan tersebut sebagai salah satu agenda syiar Islam terbesar di kawasan pesisir Kukar sepanjang tahun 2026.


