Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan
TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus mengupayakan pemerataan akses telekomunikasi melalui usulan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di berbagai wilayah yang masih mengalami keterbatasan sinyal.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, mengatakan pembangunan BTS merupakan solusi paling efektif untuk mengatasi persoalan jaringan telekomunikasi di daerah terpencil maupun pesisir.
Namun, kewenangan pembangunan tersebut berada di pemerintah pusat bersama operator seluler.
“Pemkab tidak memiliki kewenangan membangun BTS. Tugas kami mengidentifikasi kebutuhan di lapangan, kemudian mengusulkannya kepada pemerintah pusat melalui program yang tersedia,” katanya.
Didi mengungkapkan, Diskominfo Berau telah beberapa kali mengajukan tambahan pembangunan BTS. Dalam salah satu usulan, pemerintah daerah mengajukan sekitar 47 titik baru agar cakupan jaringan telekomunikasi di Berau semakin merata.
Dari usulan tersebut, pemerintah pusat baru merealisasikan beberapa titik BTS, di antaranya berada di wilayah Batu Putih dan Birang. Selain itu, dukungan jaringan juga diberikan melalui program Bakti Kominfo berupa layanan internet berbasis Starlink di beberapa lokasi, termasuk kawasan Maratua.
Ia menjelaskan, operator seluler umumnya mempertimbangkan aspek bisnis sebelum membangun BTS, seperti jumlah penduduk dan potensi pengguna layanan di suatu wilayah. Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi daerah dengan jumlah penduduk yang relatif sedikit.
Meski demikian, Didi menilai tingkat penggunaan internet di Berau terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data yang dimiliki, penetrasi penggunaan internet di Berau sudah mencapai sekitar 80 persen, sementara seluruh perangkat pemerintahan telah memanfaatkan layanan digital dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
“Karena itu kami akan terus memperjuangkan penambahan BTS agar masyarakat di wilayah yang masih mengalami keterbatasan jaringan juga bisa memperoleh akses internet yang lebih baik,” pungkasnya. (Adv)



