Reporter: Lutfi Aziz | Editor: Bambang Irawan
BONTANG - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bontang resmi menutup Turnamen Biliar Kapolres Bontang Cup 2026 yang digelar di Venue Alba Biliar, Minggu (5/7/2026).
Penutupan ditandai dengan partai final yang berlangsung meriah dan diakhiri dengan seremoni penyerahan hadiah kepada para pemenang.
Acara tersebut dihadiri Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Bontang, Ketua Pengadilan Negeri Bontang Rahmat Dahlan, Pembina POBSI Bontang Firman, perwakilan Ketua POBSI Bontang Randy, serta para atlet dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, AKBP Widho Anriano menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkomitmen mendukung pembinaan atlet melalui berbagai kegiatan olahraga.
"Melalui turnamen ini kami ingin memberikan ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Harapannya, akan lahir atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Kota Bontang dan Kalimantan Timur hingga ke tingkat nasional," ujar Widho, Senin (6/7/2026).
Menurutnya, olahraga merupakan sarana yang efektif untuk membentuk karakter, kedisiplinan, sportivitas, serta semangat juang generasi muda. Karena itu, ia berharap kejuaraan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan atlet biliar di daerah.
"Kami berharap turnamen seperti ini dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak atlet berprestasi yang mampu bersaing di level nasional," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen yang juga Kanit Tipikor Satreskrim Polres Bontang, IPDA Asyril Rifai, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, sponsor, dan peserta yang telah menyukseskan pelaksanaan turnamen sejak pembukaan hingga partai final.
"Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan bertanding sejak awal pembukaan hingga partai final. Semoga kegiatan ini dapat memacu semangat kompetitif sekaligus mempererat solidaritas antarpeserta," ungkap Asyril.
Turnamen Biliar Kapolres Bontang Cup 2026 diikuti 256 peserta dari berbagai daerah. Pada partai puncak, Husni asal Samarinda berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi runner-up diraih Dandy dari Alba Bontang, sedangkan Karim dan Naldi dari Polres Bontang harus puas menjadi semifinalis.


