Pemkab Kutim Jadwalkan Pelatihan Kompetensi Bertahap, Batch III Fokus Mekanik Alat Berat

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman (tengah) saat di wawancarai wartawan. (Foto: Dok Prokopim Kutim)
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman (tengah) saat di wawancarai wartawan. (Foto: Dok Prokopim Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pemkab Kutim Jadwalkan Pelatihan Kompetensi Bertahap, Batch III Fokus Mekanik Alat Berat

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman (tengah) saat di wawancarai wartawan. (Foto: Dok Prokopim Kutim)
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman (tengah) saat di wawancarai wartawan. (Foto: Dok Prokopim Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pemkab Kutim Jadwalkan Pelatihan Kompetensi Bertahap, Batch III Fokus Mekanik Alat Berat

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman (tengah) saat di wawancarai wartawan. (Foto: Dok Prokopim Kutim)

Reporter: Siswandi | Editor: Buniyamin 

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) melanjutkan program pelatihan berbasis kompetensi bagi masyarakat dengan menyesuaikan materi pelatihan terhadap kebutuhan tenaga kerja di sektor industri. 

Setelah pelaksanaan batch II, pemerintah daerah telah menyiapkan batch III yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 dengan fokus pelatihan mekanik alat berat.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman usai menghadiri pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) di Gedung BLKI Mandiri, Senin (6/7/2026).

Ardiansyah mengatakan pelatihan berbasis kompetensi akan terus dilaksanakan secara bertahap setiap tahun sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal.

"Program pelatihan berbasis kompetensi ini sudah kita buka dan akan terus kita laksanakan setiap tahun. Tujuannya jelas, yakni menyiapkan tenaga kerja yang benar-benar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja," ujarnya.

Menurut dia, pada batch II pemerintah memprioritaskan pelatihan di bidang operator alat berat, manajemen, dan instalasi listrik.

Ketiga bidang tersebut dipilih karena dinilai memiliki kebutuhan tenaga kerja yang cukup tinggi di sektor industri. "Kita melihat kebutuhan industri saat ini. Karena itu batch kedua difokuskan pada operator alat berat, manajemen, dan instalasi listrik. Ini kompetensi yang memang banyak dibutuhkan," katanya.

Ia mengatakan pemerintah telah menyiapkan pelaksanaan batch III yang direncanakan berlangsung sekitar September 2026. Pelatihan pada tahap tersebut akan difokuskan pada kompetensi mekanik alat berat.

Menurut Ardiansyah, kebutuhan tenaga mekanik alat berat di Kutim masih cukup besar seiring berkembangnya aktivitas industri di daerah. Karena itu, materi pelatihan akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja.

"Kalau tidak ada perubahan, sekitar bulan September nanti kita lanjutkan lagi batch ketiga dengan fokus pelatihan mekanik alat berat," ucapnya.

Ia berharap peserta dapat mengikuti pelatihan secara optimal agar keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal memasuki dunia kerja.

Sebagai informasi, program pelatihan berbasis kompetensi tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas peluang kerja bagi masyarakat melalui pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.