Sekolah Nasional Terintegrasi akan Mencakup Siswa dari PPU dan Paser

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Sekolah Nasional Terintegrasi akan Mencakup Siswa dari PPU dan Paser

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Sekolah Nasional Terintegrasi akan Mencakup Siswa dari PPU dan Paser 

Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan 

PENAJAM - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) membeberkan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang akan dibangun pemerintah pusat di Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, PPU tidak hanya mencakup siswa dari wilayah PPU. Tetapi, juga digadang-gadang akan mencakup siswa dari Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser. 

“PPU masuk daftar calon lokasi pembangunan SNT. Kalau ini terealisasi, tidak hanya menyasar siswa dari wilayah PPU, tetapi juga Kabupaten Paser. Khususnya Kecamatan Long Kali yang berbatasan dengan Kecamatan Babulu,” kata Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat, Selasa (7/7/2026). 

Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan sekolah unggulan non asrama yang dirancang oleh pemerintah pusat untuk mewujudkan pemerataan pendidikan yang berkualitas. Sekolah Nasional Terintegrasi di dalamnya terdapat satuan pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). 

“SNT ini dirancang non asrama. Berbeda dengan sekolah rakyat yang dilengkapi dengan fasilitas asrama yang dikhususkan untuk warga kurang mampu. Kalau SNT itu untuk masyarakat umum tanpa memandang status ekonomi,” bebernya. 

Durajat menyatakan, Pemkab PPU telah menyiapkan lahan seluas 23 Hektare (Ha) untuk pembangunan SNT di Desa Babulu Darat. Saat ini, pemerintah daerah tengah memproses kelengkapan administrasi lahan sebelum dihibahkan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). 

“Untuk administrasi lahan untuk pembangunan SNT sedang diproses. Karena, lahan harus selesai terlebih dahulu sertifikatnya sebelum diserahkan ke pemerintah pusat,” pungkasnya.