Reporter : Lutfi Aziz | Editor : Buniyamin
BONTANG – Momentum Hari Pustakawan Indonesia 2026 dimanfaatkan Anggota DPRD Kota Bontang Daerah Pemilihan (Dapil) Bontang Utara, Saeful Rizal untuk mengingatkan pentingnya peran pustakawan dalam membangun kualitas sumber daya manusia di tengah derasnya arus informasi digital.
Melalui ucapan selamat yang disampaikannya, Saeful Rizal menegaskan bahwa pustakawan tidak lagi sekadar bertugas mengelola koleksi buku.
Di era digital, profesi tersebut berkembang menjadi kurator informasi, pendamping literasi, sekaligus fasilitator pembelajaran sepanjang hayat.
Menurutnya, keberadaan pustakawan memiliki kontribusi strategis dalam membantu masyarakat memperoleh informasi yang benar, meningkatkan budaya membaca, serta membentuk pola pikir yang kritis dan berkarakter.
"Di era digital yang penuh dengan derasnya arus informasi, peran pustakawan semakin penting sebagai kurator informasi, pendamping literasi, dan fasilitator pembelajaran sepanjang hayat. Dedikasi mereka menjadi fondasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun masyarakat yang kritis, cerdas dan berkarakter," tulis Saeful Rizal dalam pesannya, Selasa (7/7/3026).
Ia menilai tantangan perkembangan teknologi menuntut kemampuan masyarakat untuk memilah informasi yang akurat.
Dalam kondisi tersebut, pustakawan menjadi garda terdepan dalam memperkuat literasi sekaligus mendorong masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan.
Saeful juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pustakawan yang selama ini terus mengabdikan diri dalam dunia pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Menurutnya, dedikasi mereka menjadi salah satu pilar penting dalam mencetak generasi yang mampu bersaing di masa depan.
"Terima kasih, para pustakawan. Teruslah menjadi cahaya yang menerangi jalan ilmu pengetahuan dan menginspirasi generasi menuju Indonesia yang lebih maju, berbudaya, dan berdaya saing," lanjutnya.
Ia berharap semangat Hari Pustakawan Indonesia tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya memperkuat budaya literasi di lingkungan keluarga, sekolah hingga masyarakat. (Adv)



