Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengusulkan bantuan 30 unit mesin pompa air dan jaringan perpipaan irigasi pertanian ke Kementerian Pertanian (Kementan).
Kepala Distan PPU, Rozihan Asward mengatakan, usulan bantuan 30 unit pompa air dan jaringan perpipaan irigasi pertanian untuk mensupport pengairan tanaman padi di musim kemarau.
“Tahun ini kami usulkan 30 unit mesin pompa air jaringan perpipaan irigasi ke pemerintah pusat,” kata Rozihan, Rabu (8/7/2026).
Rozihan menyatakan, 30 unit mesin pompa air yang diusulkan ke Kementan untuk lahan pertanian di seluruh kecamatan. Namun, yang paling banyak ditujukan lahan pertanian di Kecamatan Babulu. Karena, di Kecamatan Babulu memiliki lahan pertanian paling luas di antara kecamatan lainnya di Kabupaten PPU.
Namun, usulan bantuan mesin pompa air dan jaringan perpipaan irigasi pertanian tidak semuanya diakomodir oleh pemerintah pusat. Karena, sebagian besar lahan pertanian di PPU sebelumnya telah masuk dalam program optimalisasi lahan (Oplah).
“Bantuan mesin pompa dan jaringan perpipaan yang sudah disetujui hanya dua kelompok tani di Desa Babulu Laut. Karena, lahan pertanian di Desa Babulu Laut tidak masuk program Oplah. Kalau yang masuk program Oplah, itu bisa dapat bantuan dua tahun kemudian,” jelasnya.
Rozihan menyatakan, bantuan mesin pompa air dan jaringan perpipaan sangat dibutuhkan petani di Benuo Taka. Karena lahan pertanian di Benuo Taka hanya mengandalkan tadah hujan.
“Mesin pompa air ini salah satu solusi jangka pendek untuk mengatasi masalah pengairan lahan pertanian di saat musim kemarau,” pungkasnya.


