Kebakaran di Sungai Parit Penajam, Dua Anak Usia 6 dan 4 Tahun Meninggal Terjebak Api di Kamar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kebakaran rumah di Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, PPU menelan dua korban jiwa. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Kebakaran rumah di Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, PPU menelan dua korban jiwa. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kebakaran di Sungai Parit Penajam, Dua Anak Usia 6 dan 4 Tahun Meninggal Terjebak Api di Kamar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kebakaran rumah di Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, PPU menelan dua korban jiwa. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Kebakaran rumah di Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, PPU menelan dua korban jiwa. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kebakaran di Sungai Parit Penajam, Dua Anak Usia 6 dan 4 Tahun Meninggal Terjebak Api di Kamar

Kebakaran rumah di Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, PPU menelan dua korban jiwa. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan 

PENAJAM - Kebakaran terjadi di RT 6, Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menghanguskan satu unit rumah warga, Kamis (9/6/2026) sekitar pukul 11.27 Wita. 

Kebakaran yang terjadi di dekat SMKN 2 PPU ini mengakibatkan dua korban jiwa. 

Kasim, warga RT 6, Kelurahan Sungai Parit mengatakan, kedua korban yang terjebak dalam kobaran api adalah anak-anak berusia sekitar 6 tahun dan 4 tahun. 

Saat kejadian, kedua korban sedang tidur di kamar di atas rumah panggung bermaterial kayu. Sedangkan nenek korban yang berada di atas rumah juga panik dan lari keluar rumah ketika api membesar. 

“Neneknya juga ada di rumah, mungkin karena panik jadi langsung lari keluar rumah dan lupa menyelamatkan kedua cucunya,” kata Kasim. 

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) mengerahkan mengerahkan lima unit armada pemadam kebakaran dan dibantu satu unit mobil water canon Polres PPU berhasil memadamkan kobaran api dan mencegah air menjalar ke rumah warga lainnya. 

“Waktu mobil pemadam tiba di lokasi kejadian, api sudah membesar. Karena kondisi cuaca yang panas yang disertai angin yang cukup kencang menyebabkan api cepat membesar apalagi ini rumah panggung yang bermaterial kayu,” kata Kepala DPKP PPU, Fernando saat berada di lokasi kejadian. 

Fernando membenarkan, peristiwa kebakaran ini menyebabkan dua anak berusia sekitar 6 tahun dan 4 tahun yang terjebak dalam rumah hingga meninggal dunia. 

“Jenazah korban sudah dievakuasi oleh tim pemadam bersama BPBD PPU,” ujarnya. 

Fernando mengungkapkan, penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib. 

“Identitas pemilik rumah dan kedua korban jiwa belum diketahui. Karena, ibu dan nenek korban yang berada di lokasi saat kejadian belum bisa dimintai keterangan karena masih syok,” pungkasnya.